Beranda Ekonomi

BTN Salurkan Kredit Rp71,5 Triliun

BERBAGI
TARGET: Pelayanan kredit kepemilikan rumah maupun apartemen terus dilakukan Bank BTN.

BOGOR–RADAR BOGOR,Tak dapat dimung­kiri, Bank BTN konsen melayani masyarakat terutama dalam pengadaan properti. Secara nasional, sepanjang tahun lalu, bank pelat merah ini telah menyalurkan pembiayaan perumahan berupa kredit pemilikan rumah (KPR) maupun kredit pemilikan apartemen (KPA) sebesar Rp71,5 triliun.

Dana tersebut untuk 667.312 unit rumah. Direktur BTN, Budi Satria mengatakan, penca­paian tersebut terdiri atas 481.329 unit atau Rp34,1 triliun untuk KPR subsidi dan 185.963 unit atau Rp37,38 triliun untuk KPR nonsubsidi.

Awalnya, kata dia, BTN menetapkan target untuk menyalurkan KPR 666.000 unit. Realisasi ini menunjukkan bahwa capaian BTN telah melampaui target secara keseluruhan. Namun, untuk penyaluran KPR subsidi, BTN belum mencapai target.

“KPR subsidi, BTN menargetkan menyalurkan sebanyak 504.122 unit. Sedangkan untuk KPR nonsubsidi, BTN menargetkan 185.983 unit,” ujarnya kepada Radar Bogor, di sela pelantikan tiga komisariat REI di Jabar, pekan lalu, di ICC IPB Botani Square.

Lebih lanjut ia mengatakan, target pemerintah berdasarkan anggaran. Ia menambahkan, kredit perumahan masih mendominasi komposisi pinjaman BTN sepanjang 2017 atau mencapai 90,07 persen dari total pinjaman yang disalurkan perseroan.

Kredit perumahan yang disalurkan perseroan juga naik 21,14 persen, secara tahunan dari Rp147,94 triliun menjadi Rp179,22 triliun. Di segmen kredit perumahan, KPR emiten bersandi saham BTN ini pun naik sebesar 23,26 persen secara tahunan.

Sedangkan, kata dia, pada akhir 2016 dari Rp 117,3 triliun menjadi Rp144,58 triliun di periode yang sama tahun berikutnya. Kenaikan juga terpantau berada di atas rata-rata industri perbankan.

Hingga akhir 2017, bank sentral merekam pertumbuhan KPR dan KPA industri perbankan nasional sebesar 11,4 persen secara tahunan. Sedangkan, di tahun ini, BTN membidik penyaluran KPR sebanyak 750.000 unit.

Hingga saat ini, BTN masih menguasai pasar KPR di Indonesia dengan pangsa sebesar 36,3 persen. Tahun ini, menurut dia, BTN akan meningkatkan target penyaluran pembiayaan perumahan menjadi 750.000 unit.(mer/c)

Komentar Anda