Beranda Politik

Janjikan Insentif ke Kader Posyandu

BERBAGI
SAMBANGI WARGA: Calon wali kota dan wakil wali kota Bogor Bima Arya-Dedie Rachim menyapa warga Bogor Utara, Kota Bogor, Sabtu (3/3). Dalam kesempatan itu pasangan nomor urut 3 tersebut menjanjikan akan mengkaji insentif untuk kader posyandu.

BOGOR–RADAR BOGOR, Calon wakil wali kota Bogor Dedie A Rachim mengunjungi Kampung Babakan RT 02/ 02, Ciluar, Bogor Utara, Kota Bogor, Sabtu (3/3).

Mantan pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu berdialog dengan warga. Banyak aspirasi yang diserap Dedie, termasuk apresiasi terhadap kepemimpinan Bima Arya soal peningkatan kesejahteraan guru ngaji.

Mengenakan batik cokelat, Dedie menyapa satu per satu warga sepanjang perjalanan sebelum akhirnya singgah di rumah salah satu tokoh masyrakat setempat.

Di sana, puluhan warga sudah menunggu kehadiran Dedie. Ia mengawali perbincangan dengan memperkenalkan diri di hadapan para kader PKK, kader posyandu, Dasawisma, guru ngaji dan perwakilan pemuda.

Pasangan yang mendampingi calon petahan Bima Arya dalam Pilwakot Bogor ini meminta warga untuk menjaga kerukunan di tengah suhu politik saat ini.

”Kami ingin perjalanan proses kampanye berjalan dengan damai. Walau berbeda-beda pilihannya, di antara tetangga jangan saling ribut. Tetap menjaga silaturahmi. Menjaga kerukunan di antara semua. Jangan sampai proses pilkada ini memecah belah kita,” ungkap Dedie.

Kemudian, Dedie membuka sesi dialog dengan warga. Salah satu warga, Ema berterima kasih atas perhatian yang diberikan Bima Arya yang memberikan insentif untuk kesejahteraan para guru ngaji di masa kepemimpinannya.

“Alhamdulillah di periode Kang Bima kemarin, guru ngaji mendapatkan insentif lebih baik dari yang sebelumnya. Semoga menjadi berkah tersendiri untuk kami,” kata Ema.

Menanggapi itu, Dedie menilai para guru ngaji ini memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan akhlak generasi muda di Kota Bogor. Dengan mengaji, anak-anak akan memiliki akhlak dan perilaku yang baik.

Sementara itu, Tina yang mewakili Kader Posyandu RW 02 juga meminta peningkatan sarana dan prasarana posyandu.

”Kalau bisa juga dikasih insentif seperti guru ngaji,” kata Tina, lalu tersenyum.

Soal insentif kader Posyandu, Dedie sepakat karena kesehatan dan tumbuh kembang anak ini merupakan prioritas bersama, termasuk kontribusi tulus para kader posyandu.

“Ibu-ibu para kader yang sudah mencurahkan waktu, tenaga dan pikiran harus diapresiasi. Ke depan kami akan mencarikan formula yang tepat mengenai insentif kader posyandu supaya tidak menyalahi peraturan,” jelas Dedie.

Di sisi lain, pasangan yang memiliki slogan #Badra itu, juga mengunjungi Kampung Tanahsewa, Ciparigi. Dalam agenda kampanyenya diisi oleh agenda hiburan tradisional Dogdog Reog Milenium (Doremi).

Selain itu, keduanya menyempatkan mengunjungi pernikahan salah satu warga hingga menengok warga sakit.

Bima Arya mengatakan, dalam periode berikutnya pihaknya akan fokus mewujudkan Kota Bogor sebagai kota ramah keluarga yang dipenuhi dari derajat kualitas masyarakat dan lingkungan yang memadai.

”Tidak sekadar membangun infrastruktur, tapi juga sumber daya manusianya,” tukasnya.(ded/c)

Komentar Anda