Beranda Olahraga Arena

Training Camp ke Luar Negeri

foto:Wahyudin/jawapos
ANDALAN: Atlet wushu Lindswell memperagakan jurus di nomor taijijian dalam salah satu pertandingan, beberapa waktu lalu.

JAKARTA–Tim Wushu Indonesia akan melakoni training camp ke luar negeri pada April nanti. Pemusatan latihan tersebut dilakukan lebih cepat dari rencana sebelumnya pada Mei. Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) memilih Hongkong dan Iran untuk menggelar pelatnas.

Sekjen PB WI Ngatino mengatakan, tim taolu akan TC di Hongkong. Sedangkan, tim sanda yang baru saja berjaya di Moskow Wushu Star, Rusia, itu akan bertolak ke Iran. Namun, sebelumnya PB WI akan melakukan seleksi pemain untuk membentuk tim inti Asian Games.

Saat ini ada 15 atlet yang sedang menjalani pelatnas. Rencananya, lanjut Ngatino, akan dikurangi dua atlet pada nomor tai chi dan sanda 52 kg. ”Seleksi akan dilakukan ketika Kejuaraan Nasional Wushu di Jogjakarta 28-29 Maret,” ucapnya.

13 pemain inti tersebut yang akan menjalani pemusatan latihan di luar negeri selama satu bulan. Mulai Mei hingga dua minggu sebelum games time, tim wushu tanah air akan melakoni latihan sekaligus try out di Tiongkok. ”Di Tiongkok kami sekaligus memantau kekuatan lawan seperti apa. Sebab, mereka pasti mengirimkan kekuatan terbaiknya di Asian Games,” terang Ngatino.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sudah mempersilahkan Lindswell Kwok dkk untuk menggunakan gedung Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP-PON) Kemenpora, Cibubur, Jakarta Timur. Namun, PB WI menunda pemindahan tempat latihan dari GOR Pertamina Simprug ke tempat tersebut. Alasannya, waktu yang mepet menjelang kejurnas dan TC ke luar negeri menjadi pertimbangan.

Selain itu, latihan di sana akan digabung dengan cabor taekwondo. ”Berarti kan kami ada kendala pada tempat latihan yang kurang leluasa. Jadi mungkin akan dibicarakan lagi dengan Kemenpora seperti apa baiknya,” imbuh dia.

Meski begitu, Indonesia tetap optimis cabor wushu dapat menyumbang medali. Mengingat, pada Asian Games 2014 Incheon, wushu Merah Putih berhasil menyabet emas pada kelas taolu nomor nandao atas nama Juwita Niza Wasni. ”Kami bertekad mengulang prestasi itu di negeri sendiri,” tegasnya.(han)

Baca Juga