Beranda Berita Utama

Man City vs Chelsea, melawan pembantaian

BERBAGI
ilustrasi

MANCHESTER–Antonio Conte dan Arsene Wenger, keduanya sama-sama melatih klub dari London. Conte di Chelsea, Wenger di Arsenal. Keduanya juga ”diserang” rumor pemecatan dalam sebulan terakhir. Nah, jika Wenger sudah dibantai Manchester City, apakah Conte juga mengalami nasib yang sama ?

The Godfather-julukan Conte-akan menjemput nasibnya pada matchweek 29 Premier League, di Etihad, Manchester, malam nanti WIB (Siaran Langsung RCTI/ beIN Sports 1 pukul 23.00 WIB). ”Dan kami tahu, tak ada yang mampu menghentikan City musim ini,’’ kata Conte saat konferensi pers di London Cobham, kemarin WIB (3/3).

Wenger tiga kali dibantai The Citizens. Dua pembantaian di Premier League dan sisanya di final Piala Liga. Conte ? Selama membesut Chelsea, sudah tiga kali dia bertemu City dan Pep Guardiola di Premier League.

Dan, tak sekalipun Conte merasakan pembantaian. Bahkan, di Etihad dalam matchweek 14 musim lalu, Conte bisa merayakan pesta kemenangan keduanya atas Pep Guardiola. Conte saat itu membawa Chelsea mempecundangi City 3-1. ”Musim ini mereka lebih baik begitu pula starting eleven-nya,’’ sebut pelatih dengan nilai kontrak GBP 6,5 juta (Rp123,4 miliar) per satu musimnya itu, seperti dikutip ESPN.

Pelajaran dari dua bulan sejak 2018 ini harus diingat Cesar Azpilicueta dkk. Faktanya, tahun ini mereka sudah dua kali menelan kekalahan telak dengan marjin tiga gol. Setelah hancur tiga gol tanpa balas di Stamford Bridge dari Bournemouth (1/2), Chelsea juga dibantai Watford di Vicarage Road (6/2).

Apalagi ketika bermain di Etihad, penggawa City mampu menghadirkan rata-rata di atas dua gol per laga. ”Susah jika membayangkannya. Tapi, kami sudah menyiapkan laga ini dengan cara terbaik. Semoga kami mendapatkan pemain kami dalam kondisi on form. Ya, saat ini mereka memang masih belum terhentikan,’’ tutur Conte.

Chelsea Victor Moses, dalam situs resmi klub, menganggap laga ini sebagai momen yang paling menarik. Dia menganalogikannya dengan Chelsea musim lalu. Di mana, tim-tim lain berupaya menjegal Chelsea. Dan, musim ini Chelsea yang berupaya menjegal laju City sebagai kandidat terkuat juara Premier League. ”Kami harus tetap lapar, begitu ada kesempatan, konversikan itu dengan gol,’’ seloroh Moses.

Moses yang berada di sayap kanan akan langsung head to head dengan Leroy Sane. Nah ambisi Sane memenangi laga ini lebih besar. Terlebih, winger timnas Jerman itu telah berhitung dengan potensi juara City. Dan Chelsea termasuk lawan yang harus dikalahkan. ”Kami sudah mencium aroma juara,’’ klaim Sane, dilansir Daily Star.

Guardiola dan pemain-pemainnya -termasuk Sane- sepakat kalau City memerlukan lima victory lagi untuk juara. Minimal, dalam Derby Manchester di Etihad atau pada matchweek 33 (7/4), City sudah mampu mengangkat trofi juara Premier League ketiga sepanjang sejarah. Pertama di era Guardiola.(ren/bas)

Komentar Anda

Baca Juga