Beranda Olahraga Kickers

Berawal dari Formasi Memuakkan

GENNARO GATTUSO

MILAN–RADAR BOGOR, Kemenangan AC Milan atas Lazio disambut antusias fans I Rossoneri. Mereka tidak menyangka, tim yang tengah bangkit ini bisa bersua dengan Juventus di final Coppa Italia.

Keberhasilan Milan ini tidak terlepas dari campur tangan sang pelatih Gennaro Gattuso. Ya, Gattuso yang belum lama memegang kendali tim sukses membuat kejutan, meski awalnya diragukan banyak kalangan.

Mayoritas fans, bahkan terkejut saat manajemen menunjuk Gattuso menggantikan Montella akhir tahun lalu. Banyak yang menganggap, terutama fans Milan, menyebut jika Gattuso tidak memilikI pengalaman dan sangat tidak pas menangani Milan.

Akan tetapi, Gattuso bisa membuktikan dan mengubur anggapan miring tentang dirinya. Tidak hanya itu, formasi 4-3-3 yang kerap kali dimainkan Gattuso selalu diragukan dan mendapat cibiran.

Tetapi, saat ini, formasi itu menjadi salah satu kunci kesuksesan Milan. “Saya sakit perut melihat Milan bermain dengan formasi ini (4-4-4). Ini benar-benar salah,” kata mantan Presiden Milan, Silvio Berlusconi.

Menurut dia, formasi yang digunakan Gattuso sangat bertentangan dengan semua prinsip manajemen. Gattuso memang kerap kali membuat terobosan baru dalam menyusun pemainnya.

Dia bahkan mengubah sejumlah pemain dan menjadikannya sebuah tim yang solid, terlebih dengan pemasangan Leonardo Bonucci dan Alessio Romagnoli. Keduanya selalu mencatat clean sheet di lima laga konsekutif.

Bahkan, tim juga makin sulit terprediksi dengan peningkatan permainan Hakan Calhanoglu dan Giacomo Bonaventura di sektor kiri, sementara duet Suso dan Franck Kessie di sisi kanan juga tak kalah mematikan.

Gattuso bahkan berani mengandalkan pemain muda Patrick Cutrone, meski mereka punya pemain anyar Nikola Kalinic dan Andre Silva yang diboyong dengan harga tidak murah.

“Gattuso membuat kami bekerja lebih keras, terutama dalam hal taktik. Dengan Montella, kami bekerja sangat sedikit dalam latihan, namun sekarang berbeda dengan Gattuso dan Anda dapat melihat hasilnya di lapangan,” ujar Kessie seperti dilansir dari Sky Sports.

“Atmosfer ruang ganti selalu sama, perbedaannya adalah sekarang kami bekerja lebih keras. Ini seperti sebuah keluarga di sini dan hasilnya mulai datang,” tambahnya. Sementara itu, Gattuso mengakui jika konsep yang diterapkannya dianggap gila, terutama soal latihan pemain.

”Saya tahu bahwa saya membuat mereka gila kadang dalam latihan, tapi ini melunasi dan semuanya akan berharga pada akhirnya,” katanya. “Saya bukan pelatih hebat. Saya masih di masa awal, saya bukan seorang guru di bangku cadangan dan saya belum mencapai apa-apa,” imbuhnya.(dkw)

Baca Juga