Beranda Politik

Perindo Cabut Dukungan, Ulama Beri Sokongan Terkait Mundurnya Ade Wardhana

DEKLARASI: Para ulama dan alumni 212 Kabupaten Bogor menyatakan dukungannya kepada paslon bupati dan wakil bupati Bogor Ade Wardhana-Asep Ruhiyat (AA), kemarin (28/2). (Foto kanan) di tempat berbeda, DPD Partai Perindo Kabupaten Bogor secara resmi menarik dukungannya kepada paslon AA dalam Pilbup Bogor 2018.

BOGOR–RADAR BOGOR,Keputusan Ade Wardhana keluar dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) ternyata berbuah dukungan. Kali ini datang dari ulama dan alumni Gerakan Aksi 212 Kabupaten Bogor. Secara bulat mereka memberi dukungan kepada pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Bogor Ade Wardhana-Asep Ruhiyat (AA). Itu ditandai melalui deklarasi yang dilakukan di Bumi Perkemahan Cimandala, Sukaraja, Kabupaten Bogor, kemarin (28/2).

Dalam dukungannya, mereka sepakat mengusung pasangan AA di Pilkada Kabupaten Bogor 2018. Mereka menilai, pasangan yang maju melalu jalur independen (perseorangan) ini sudah memenuhi syarat pemimpin yang wajib dipilih.

Untuk memenangkan pasangan AA, mereka akan mengerahkan seluruh jaringan ulama serta tokoh 212. Bahkan, mereka mengeluarkan fatwa kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Bogor untuk memilih AA. ”Kami semua yang hadir mendeklarasikan, mendukung Ade Wardana dan Asep Ruhiyat sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bogor,” ujar KH Muhammad Al Khaththtat, yang memimpin pembacaan deklarasi.

Dalam deklarasi ini juga disebutkan jika pasangan nomor 5 tersebut terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Bogor, ulama dan tokoh 212 akan mendampingi agar mengakselerasi terwujudnya Kabupaten Bogor yang beriman, bertakwa. ”Sehingga menjadi kahupaten yang berkah, aman dan sentosa,” ucapnya.

DEKLARASI: Para ulama dan alumni 212 Kabupaten Bogor menyatakan dukungannya kepada paslon bupati dan wakil bupati Bogor Ade Wardhana-Asep Ruhiyat (AA), kemarin (28/2). (Foto kanan) di tempat berbeda, DPD Partai Perindo Kabupaten Bogor secara resmi menarik dukungannya kepada paslon AA dalam Pilbup Bogor 2018.

Menanggapi itu, Ade Wardhana mengaku bersyukur atas dukungan yang telah diberikan kepadanya dalam usaha memenangkan Pilbup Bogor 2018. ”Alhamdulillah atas dukungan dari para ulama ini. Insya Allah menjadi dorongan moril dan spiritual bagi kami,” ujarnya.

Ade menjelaskan, dalam 19 program yang digagasnya ada lima program yang menyentuh pembangunan umat. Pertama jaminan listrik gratis untuk masjid jami se-Kabupaten Bogor, peningkatan gaji guru honorer dan guru madrasah sesuai UMK, bantuan operasional untuk seluruh pesantren, pembina majelis ta’lim, ustaz-ustazah, dan dewan guru di Kabupaten Bogor.

Resmi Cabut Dukungan.

Meski mendapat dukungan ulama, keputusan Ade Wardhana mundur sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Perindo Jawa Barat merimbas kepada hilangnya dukungan dari partai besutan Hary Tanoesoedibjo tersebut. Partai ini resmi mencabut dukungannya untuk paslon AA dalam kontestasi Pilbup Bogor, kemarin. ”Menyikapi munduranya Ade Wardhana dari Perindo, kami pun mencabut dukungan ke paslon AA per 28 Februari 2018,” tegas Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Bogor, Yudia Irawan, kepada Radar Bogor.

Pernyataan sikap seluruh pengurus partai tersebut menurut Yudiana akan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor. Dia mengatakan, saat ini dukungannya terhadap pasangan nomor urut 5 itu hanya sebatas doa. Yudiana mengakui para pengurus partainya selama ini tergabung dalam tim pemenangan pasangan Ade-Asep untuk Pilbup Bogor 2018.

Bahkan para kader partai diakui telah berkontribusi untuk pencalonan mereka sebelum tahapan Pilbup Bogor 2018 dimulai.(ded/c)

Baca Juga