Beranda Olahraga Arena

Ganti Operator Liga 1

SENGIT: Pemain PS TNI berebut bola dengan pemain Bali United di bawah guyuran hujan pada laga ke-13 Gojek-Traveloka Liga 1, di Stadion Pakansari, kemarin (10/7) malam. SOFYANSYAH/RADAR BOGOR

JAKARTA–RADAR BOGOR, Muncul desakan agar PSSI mengganti operator Liga 1 2018. Sebab, sampai saat ini, komitmen PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menyelesaikan tanggungan musim lalu masih sebatas rencana.

Pihak klub menilai ada baiknya PSSI meninjau ulang agar mempertimbangkan pergantian opertor musim depan. Tetapi, Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono menyerahkan nasib PT LIB kepada klub peserta Liga 1 2018.

Momentum rapat umum pemegang saham (RUPS) sebelum Liga bergulir menjadi media untuk mendorong perubahan tersebut. ”Dalam hal ini PSSI berharap yang terbaik, klub juga harus satu visi dengan PT LIB,” terang Joko.

Sebagaimana diketahui, masih ada tanggungan operator kompetisi terting­gi di Indonesia itu pada musim 2017. Salah satu alasan yang utama yak­ni, belum cairnya dana dari pihak sponsor.

Ahmad Haris, Sekretaris Sriwijaya FC menjelaskan, sejak Desember lalu, desakan agar ada kejelasan komit­men operator menjadi misi sebagain klub Liga 1.

”Kalau kondisinya terus begini tentu agak susah, kalau ada pembanding tentu akan kami pertimbangkan,” ujarnya.

Selain itu, untuk kejelasan jadwal juga menjadi persoalan tersendiri. Bagi klub, ketidakpastian jadwal membuat mereka harus over budget.

Sementara biaya operasional klub juga terus berjalan. Haris menerangkan, manajemen SFC meminta agar operator nantinya bisa lebih maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Hal yang sama disampaikan Sumardji, manajer Bhayangkara FC. Menurutnya, PT. LIB seharusnya memosisikan klub sebagai pemegang saham.

”Ya seperti dulu lah, apa pun pengambilan putusan kami harusnya dilibatkan,” ujarnya. Menurutnya, kondisi yang ada saat ini, klub diibaratkan hanya sebagai peserta kompetisi.

Padahal dalam konteks perusahaan, klub merupakan pemegang 99 saham di PT. LIB. Adapun satu persen lainnya merupakan golden share yang dimiliki PSSI.(nap)

Baca Juga