Beranda Politik

Blusukan Setiap Hari, Hanya Tidur Tiga Jam

BERBAGI
Dadang Danubrata

BOGOR–RADAR BOGOR,Sudah dua pekan ini pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata-Sugeng Teguh Santoso dikejar ”target” dalam mengenalkan pasangan nomor urut 4, kepada masyarakat Kota Bogor. Demi memenangkan kontestasi di Pilwalkot Bogor, pasangan yang didukung partai PDI Perjuangan dan PKB tersebut harus benar-benar mengurangi jatah waktu tidur dan istirahat.

Mengantisipasi hal tersebut, Dadang memiliki kiat khusus dalam mempertahankan daya tahan tubuhnya. ”Semisal dikonsep dengan mancing bareng warga dan lain sebagainya, karena yang penting adalah konsolidasinya jalan dan buat kita istirahat itu ada,” ujarnya.

Dadang sendiri mengaku selama berkampanye, waktu tidur Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor tersebut terkuras habis. ”Jam efektif tidur hanya sekitar 3 sampai 4 jam saja. Tetapi makan harus teratur atau tepat waktu,” bebernya.

Selain itu, yang paling diperhatikan ketika memasuki bulan puasa dimana kegiatan harus disesuaikan dengan porsinya atau dipindahkan pada malam hari.

Sementara, calon wakil wali kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso memiliki cara tersendiri dalam menjaga kesehatan tubuhnya. ”Menjaga kesehatan itu kunci utamanya pada pikiran dan perasaan yang tenang dan riang gembira. Jadi buat saya tidak ada yang namanya persoalan berat, artinya tidak boleh mengganggu kehidupan saya seperti saya mau tidur ya tidur,” ujarnya.

Untuk urusan makan pria yang berprofesi sebagai advokat tersebut juga tidak membatasi makanan yang akan disantapnya. ”Saya bebas, saya tidak merokok dan minum miras. Dulu saya mantan olahragawan sepak bola sehingga itu yang saya rasa membuat fisik saya masih terjaga, walaupun kerja berat segala macam masih terjaga,” tambahnya.

Apalagi Sugeng mengaku jika ia mantan kuli panggul, yang terbiasa dengan pekerjaan berat dan menguras energi. ”Jadi unsur fisik ini sudah dikaruniai seperti itu oleh tuhan untuk sehat,” ujar pria berkacamata tersebut.
Agenda kampanye blusukan sendiri tetap akan dilakukan pasangan Dadang-Sugeng. Sebab, melakukan tatap muka langsung dan berdialog dengan warga mempunyai keuntungan khusus.(ded/c)

Komentar Anda