Beranda Metropolis

Hari Pers Nasional, PWI Kota Bogor Pamerkan Foto Zaman Old

BERBAGI
KILAS BALIK: Foto-foto karya jurnalis Bogor salah satunya foto zaman dulu dipamerkan di kantor PWI Bogor, kemarin (27/2).Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2018. Sejumlah tokoh jurnalis, anggota DPRD dan masyarakat hadir dalam pameran. (Nelvi/Radar BOgor)

BOGOR–RADAR BOGOR,Ada yang berbeda pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2018 tingkat Kota Bogor. Acara yang digelar di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Jalan Kesehatan, Kecamatan Tanahsareal, itu dikemas dengan pameran foto dan malam renungan. Sedikitnya, 50 frame foto kegiatan para pewarta di era 60, 70-an hingga zaman now dipamerkan.

“Ada beberapa kegiatan, pameran foto, kilas balik insan pers antarwaktu. Di sini dapat ditemukan foto-foto kegiatan wartawan dari zaman ke zaman,” ujar Plt Ketua PWI Kota Bogor, Arie Utama Surbakti kepada Radar Bogor, kemarin (27/2).

Selain foto, dipamerkan pula beberapa peralatan bersejarah yang menunjang kinerja wartawan pada zamannya. Seperti mesin tik, alat komunikasi pager, handphone jenis lama, termasuk laptop keluaran pertama dapat ditemui dalam pameran tersebut.

Arie menambahkan, dirinya sengaja menampilkan pameran terkait dengan kegiatan peliputan wartawan zaman old untuk mengingatkan kembali peran-peran dan kontribusi para sesepuh wartawan pada eranya.

“Kami tidak akan seperti ini jika tidak ada mereka, hanya ada pergeseran zaman saja sehingga penggunaan teknologi saat ini yang membantu wartawan. Kami hanya ingin menghargai sejarah yang memberikan banyak hal kepada kita, baik ilmu maupun hal-hal lainnya,” jelasnya.

Terkait pemilihan lokasi, ia sengaja menempatkan kegiatan pameran di kantor PWI Kota Bogor yang saat ini kondisinya terbengkalai. “Ini gedung wartawan pertama yang dibangun PWI pada 1993 dan roboh 2014 silam. Esensinya, bagaimana melawan lupa supaya tidak lupa bahwa kita semua pernah memiliki kenangan dan pernah juga tinggal di sini. Jadi, ini rumah wartawan Bogor,” katanya.

Pameran foto akan dibuka untuk umum mulai 27–28 Februari hingga 1 Maret 2018. Sejumlah tokoh Muspida Kota Bogor dan para pewarta dari zaman ke zaman hadir, kemarin. Tak hanya itu, sejumlah calon kepala daerah juga hadir.

Sementara itu, Ketua panitia Billy Adhyaksa menambahkan, kegiatan peringatan HPN juga dilanjutkan dengan melakukan doa bersama dan renungan.

“Apa yang terjadi selama ini, kenapa kami (wartawan, red) tidak mendapatkan porsi yang layak. Empat tahun gedung ini dibiarkan terbengkalai, padahal di gedung ini lahir banyak karya, kebijakan, terobosan yang memengaruhi kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono, yang menghadiri pameran tersebut, mengapresiasi kegiatan HPN tingkat Kota Bogor. Meski ia baru mengetahui jika gedung yang seharusnya menjadi rumah bagi para wartawan kondisinya terbengkalai.

“Jujur saja baru menginjakkan kaki. Saya kaget, harusnya gedung ini dibangun oleh Pemkot Bogor, tidak pakai ba-bi-bu, tidak perlu patungan. Pemerintah itu memfasilitasi instrumen atau lembaga yang memiliki kontribusi besar dalam pembangunan kota Bogor,” ujarnya.

Seharusnya, kata dia, kantor PWI Kota Bogor dapat dibangun dengan menggunakan APBD. “Saya diminta dikirim surat, kalau bisa 2019 sudah dianggarkan,” imbuhnya.(ded/c)

Komentar Anda

Baca Juga