Beranda Politik

NasDem Terus Matangkan Saksi

KOMPAK: Partai NasDem menggelar traning of trainer di tiga desa, yakni Desa Tanjungrasa, Buana Jaya dan Desa Pasir Tanjung.

BOGOR–RADAR BOGOR,Partai NasDem terus bergerak. Sembari menyukseskan jagoannya yang maju di Pilbub Bogor dan Pilgub Jawa Barat, partai besutan Surya Paloh itu terus matangkan saksi. Konsentrasinya ada pada penyiapan saksi-saksi yang berkompeten di seluruh daerah di Indonesia.

”Di Kabupaten Bogor sendiri, sebagai salah satu lumbung suara, baik untuk tingkat regional maupun nasional, penyiapan saksi terus diperluas. Penyiapan dilakukan dengan perekrutan dan pelatihan atau TOT (traning of trainer),” ujar Sondang Tarida Tampubolon fungsionaris DPP NasDem, sekaligus tim verifikasi NasDem Jawa Barat.

Khusus Minggu (25/2) kemarin, TOT dilakukan di tiga desa di Kecamatan Tanjung Sari yang merupakan ujung bagian timur dari Kabupaten Bogor. ”Kami lakukan sekaligus dalam satu hari. Kami menyebutnya ini dalam rangka safari pelatihan per desa,” kata Sondang yang merupakan calon legislatif (caleg) DPR RI, dapil Jabar V Kabupaten Bogor.

Adapun ketiga desa itu yakni Desa Tanjungrasa, Desa Buanajaya dan Desa Pasir Tanjung. ”Saksi per TPS di Tanjung Sari ini lengkap sudah. Hari ini tercapai 100 persen untuk Tanjungsari atau di 10 desa yang ada,” ungkapnya.

Langkah berikutnya, kata dia, pihaknya akan melakukan pengumpulan kembali para saksi yang sudah mengikuti TOT. Rencananya kegiatan itu akan dilakukan pada Rabu mendatang. Pada kesempatan itu, NasDem juga akan melakukan operasi pasar (OP) beras murah di Tanjung Sari.

OP ini digelar dengan didasari masih tingginya harga beras di sejumlah titik. Dan itu sebagai bagian dari program NasDem Peduli. Rencananya OP akan dilakukan di 10 desa yang ada di Tanjung Sari. ”Karena berdasarkan survei kami, ada yang sudah panen, tapi banyak juga yang belum. Dan harga beras juga masih tinggi.

Makanya nanti mobil kami akan keliling ke 10 desa,”kata Sondang.

Menurutnya, saat ini tepat sebagai momen untuk berbagi. Untuk target atau sasaran OP, lanjutnya, bukan hanya untuk kader NasDem, tapi juga untuk warga lainnya. ”Target awal memang kader NasDem, tapi juga kami tidak membatasi juga kalau ada warga umumnya yang berminat. NasDem berbagi-lah. Jangan sudah duduk di kursi dewan baru berbagi. Ya, sekarang lebih tepat,” pungkasnya.(ded/*)

Baca Juga