Beranda Olahraga Kickers

Kutukan Belum Hilang

SENGIT : Pemain Man City, Sergio Aguero, berusaha melepaskan tembakan di bawah kawalan pemain Arsenal.

LONDON–RADAR BOGOR, Kutukan sepertinya belum hilang bagi Arsenal di Piala Liga (Carabao Cup). Ya, The Gunners gagal membawa pulang trofi usai dikalahkan Manchester City 3-0 dalam final Carabao Cup, Senin (26/2) dini hari WIB.

Dengan demikian, pasukan Arsene Wenger hanya mampu menjuarai dua kali dari delapan kali berlaga di final Piala Liga, Dua gelar juara diraih pada 1986-1987 dan 1992-1993. Sedangkan kegagalan terjadi pada 1967-1968, 1968-1969, 1987-1988, 2006-2007, 2010-2011, dan kini 2017-2018.

Ironisnya, tiga kegagalan terakhir Arsenal terjadi di era Arsene Wenger. Benar, Wenger selalu gagal membawa Arsenal juara di Piala Liga meski tiga kali mengantarkan ke final.

Dan, itu terjadi dalam tiga musim secara beruntun yakni 2006-2007, 2010-2011, dan 2017-2018. Sementara, bagi Manchester City, ini merupakan gelar pertama bersama Josep Guardiola musim ini.

Gelar juara Carabao Cup menjadi pemantik bagi Man City untuk merangkai banyak gelar, terutama pada musim ini. Kemenangan ini juga menjadi yang kelima bagi Man City.

Sebelumnya Man City meraih gelar La Liga pada 1969-1970, 1975-1976, 2013-2014, 2015-2016, dan kini 2017-2018. Ini menjadi final keenam bagi Man City di pentas Piala Liga.

Dari lima final sebelum nya, mereka berhasil empat kali juara dan hanya sekali gagal. Itu menjadi indikasi bahwa mereka kerap dinaungi Dewi Fortuna setiap tampil di final Piala Liga.

Benar saja, di final keenam, Man City seolah tak terbendung. David Silva cs begitu dominan sejak menit pertama dalam laga yang dihelat di Stadion Wem bley. Man City langsung unggul pada menit 19 lewat gol cantik dari Sergio Aguero.

Penyerang asal Argentina itu melam bungkan bola lantaran kiper David Ospina terlanjur maju meninggalkan garis gawang. Bola pun gagal dijangkau Ospina dan meluncur mulus ke dalam gawang Arsenal.

Bagi Aguero, gol tersebut membuktikan dia memang momok bagi Arsenal. Dari lima pertemuan terakhir melawan Arsenal di semua ajang, Aguero selalu mencetak gol alias membukukan lima gol.

Usai gol tersebut, Arsenal merespons dengan lebih intensif dalam menyerang. Namun, upaya mereka selalu gagal.

Memasuki babak kedua, Man City terus menunjukan dominasinya. Berawal dari sepak pojok, defender Vincent Kompany menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Kevin De Bruyne melepaskan umpan datar tendangan penjuru ke depan gawang Arsenal. Bola lantas diterima Ilkay Gundogan dan meneruskan ke area penalti.

Kompany lantas membelokkan bola tersebut dan membuat Ospina terkecoh. The Citizens -julukan Man City- unggul 2- 0 pada menit 58.

Hanya selang 7 menit, David Silva memperbesar keunggulan Man City menjadi 3-0 hingga laga berakhir. Untuk pertama kalinya Arsenal kebo bolan 3 gol atau lebih dalam laga di Wembley sejak Oktober 1999.

Kala itu, The Gunners -julukan Arsenal- kalah 2-4 dari Barcelona di ajang Liga Champions.(jpg)

Baca Juga