Beranda Berita Utama

Enam Beton Dibiarkan Menggantung, Jalur Sholis Berbahaya

BERBAGI
MANDEK: PT Marga Sarana Jabar (MSJ) selaku operator pembangunan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) kemarin (21/2) menghentikan sementara pembangunan seksi IIB, menyusul instruksi dari pemerintah pusat pasca kecelakaan di tol Becakayu, Jakarta.

BOGOR–RADAR BOGOR,Berhati-hatilah saat melintasi Jalan Raya KH Sholeh Iskandar atau bilangan Sholis, Kota Bogor. Enam buah beton erection box girder seberat masing-masing 40 ton, kini da­lam posisi menggantung pada rangka tol Bo­gor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIB.

Kondisi itu cukup membahayakan pengendara yang me­lintas di bawahnya. Si empunya proyek, PT Marga Sarana Jabar (MSJ), terpaksa ”membiarkan’’ keenam box girder itu menggantung akibat moratorium proyek jem­batan dan jalan layang oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Peruma­han Rakyat (PUPR) sejak Selasa (20/2) kemarin.

Pengerjaan tol BORR akan kembali dilanjutkan setelah tim audit Kemen PUPR melakukan evaluasi di proyek ini.

”Kami sudah gantung enam (erection box girder), tidak cukup aman untuk kendaraan di bawah. Takutnya terjadi sesuatu, maka gantungannya kami perkuat,’’ ujar Direktur Utama PT MSJ Hendro Atmodjo, di lokasi pembangunan tol BORR Seksi IIB, kemarin (21/2). Baca selengkapnya di Epaper Radar Bogor hari ini

Baca Juga