Beranda Politik

Klaim Rangkap Jabatan Bukan Halangan

BERBAGI

JAKARTA–Menteri Sosial Idrus Marham dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sering disorot karena rangkap jabatan. Selain jabatan di kabinet, Idrus adalah ketua Bidang Hubungan Eksekutif dan Legislatif DPP Partai Golkar. Sedangkan Airlangga adalah ketua umum (ketum) Partai Golkar.

Kemarin (29/1) Idrus menjawab semua sorotan tersebut. Menurut dia, rangkap jabatan yang dia jalani bersama Airlangga tidak akan mengganggu tugas-tugas negara. Pernyataan itu disampaikan Idrus saat hadir dalam verifikasi faktual di kantor DPP Partai Golkar.

Menurut mantan sekretaris jenderal Partai Golkar itu, jabatannya sebagai mensos dan posisi sebagai pengurus DPP Golkar bisa berjalan beriringan. ”Saya ini kan bidang kelembagaan dan terkait juga dengan eksekutif, kementerian, gubernur, kemudian legislatif, lembaga partai, ini kan sebenarnya nggak begitu susah karena beriringan,” kata Idrus kepada wartawan.

Menurut Idrus, pola kerja Partai Golkar yang sudah terstruktur memudahkan kerjanya sebagai mensos. Dalam setiap pertemuan atau rapat partai pun, semua pembahasan berjalan efektif. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, dia bahkan bisa segera kembali menjalankan tugas negaranya sebagai mensos.

”Lihat saja, misalnya, rapat kan singkat karena sudah terpola. Ketua umum membuat instruksi, semua ketua korbid harus membuat program, dalam jangka waktu satu minggu kemudian membuat rapat kerja DPP,” ujarnya.

Hal yang sama, menurut Idrus, dilakukan Airlangga yang menjabat menteri perindustrian. Menurut dia, posisi Airlangga sebagai menperin sekaligus ketum Golkar saat ini saling memperkuat. Meski ada kegiatan partai, Golkar memiliki sistem yang terpola sehingga posisi ketum tidak harus selalu muncul.(bay/c10/oni)

Komentar Anda

Baca Juga