Beranda Olahraga All Sport

Titel Mayor Pertama Wozniacki

REUTERS/Edgar Su
BANGGA: Caroline Wozniacki dari Denmark juara Australia Terbuka 2018 dalam final usai melawan petenis Romania Simona Halep.

MELBOURNE-Tujuh tahun lalu, saat kali pertama merasakan menjadi ranking satu dunia di usia 20 tahun, Wozniacki menyebut enggan membebani diri segera meraih titel grand slam pertamanya. “Mungkin tahun depan, tahun ini, atau tiga tahun lagi,” ucapnya saat itu.

Dan, momen tersebut ternyata baru hadir tujuh tahun setelahnya. Kemarin petenis 27 tahun itu meraih gelar mayor pertamanya dengan menahbiskan diri menjadi juara Australia Terbuka 2018.

Pada final yang berlangsung di Rod Laver Arena, Wozniacki menumbangkan perlawanan rangking 1 dunia Simona Halep dalam tiga set 7-6 (2), 3-6, 6-4. Makin spesial karena victory ini sekaligus membuatnya menggeser Halep untuk kembali menduduki ranking satu dunia setelah enam tahun tak menduduki tahta tersebut.

“Saya telah memimpikan momen ini bertahun-tahun,” ucap Wozniacki dalam upacara penyerahan piala kemarin dilansir Associated Press.

“Ini adalah mimpi yang menjadi nyata. Saya jarang menangis, tapi kali ini benar-benar emosional,” tambah juara WTA Final 2017 Oktober lalu tersebut.

Pasca Halep gagal melakukan pengembalian di ujung set ketiga, Wozniacki memang seketika histeris. Raket yang ada di genggamannya spontan dia buang. Dia menutupi wajah dengan kedua tangan lantas tampak menitikan air mata.

Gelar ini sekaligus membuatnya menjadi petenis Demark pertama yang sanggup menjuarai ajang grand slam.

Perjalanan Wozniacki menuju gelar juara tidak mulus. Pada babak kedua dia nyaris takluk dari petenis non unggulan asal Kroasia Jana Fett.(irr)

Baca Juga