Beranda Berita Utama

SMP PGRI 1 Gelar Gebyar Siswa Perdana

CIAMIK: Aksi ciamik para siswa SMP PGRI 1 tampil di muka umum membanggakan para guru dan orang tua. Aksi itu berlangsung pada perhelatan gebyar kreasi siswa di lingkungan sekolah, kemarin (25/1).

SMP PGRI 1 Cibinong kemarin sukses menggelar gebyar kreasi siswa di lingkungan sekolah. Ini adalah kali perdana sekolah yang berlokasi di Jalan Golf, KM 05, RT 05/08, Ciriung, Kecamatan Cibinong, tersebut menggelar perhelatan akbar dengan menampilkan keterampilan siswa. Seperti apa keseruannya?

DI bawah rintik hujan, puluhan siswa menampilkan aksi ciamik paduan suara, tarian, permainan musik, hingga keterampilan bermain basket. Semua aksi yang dilakukan peserta gebyar mendapat apresiasi riuh tepuk tangan dari rekan-rekan mereka yang menyaksikan. Aksi ini juga memperlihatkan betapa siswa SMP PGRI 1 berani tampil di muka umum dan menjadi pusat perhatian.

Kegiatan gebyar siswa ini sekaligus cara SMP PGRI 1 mengembangkan kurikulum K13. Unjuk kebisaan siswa juga menjadi penilaian pada mata pelajaran seni budaya dan kesenian (SBK).

”Kami mengolaborasikan. Tidak hanya SBK saja, ada tujuh pelajaran dimasukkan. Seperti pelajaran agama, PKN, bahasa Inggris, Sunda, olahraga, dan lainya,’’ ujar Kepala SMP PGRI 1 Cibinong, Adim Herdiaman kepada Radar Bogor, kemarin.

Adim mengatakan, sekolahnya memiliki visi berprestasi, unggul dalam bidang akademik dan non-akademik, serta tetap bernuansa religius. Dia mengklaim, SMP PGRI 1 menjadi yang pertama menggelar gebyar siswa. ”Kalau di sekolah lain kan SBK saja, PGRI 1 Cibinong yang pertama mengolaborasikan seluruh pelajaran,’’ akunya.

Dia juga menambahkan, gebyar siswa ini merupakan salah satu cara memperkenalkan sekolah dan menarik minat anak-anak di tingkat SD untuk bersekolah di SMP PGRI 1 Cibinong.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, TB Luthfie Syam mengapresiasi gebyar siswa yang dilakukan SMP PGRI 1 Cibinong. Program ini diklaim­nya sebagai tambahan pendi­dikan karakter bagi para siswa. ”Sangat bagus. Ini nama­nya pendidikan karakter. Kegiatan seperti ini harus lebih sering,’’ ujarnya kepada Radar Bogor.

Luthfie tak lupa mengucapkan terima kasih kepada PGRI yang telah membantu pemerintah mengadakan pendidikan bagi 17 ribu siswa di Kabupaten Bogor. ”Keberadaan sekolah swasta pun sangat membantu menaik­kan IPM,’’ tukasnya.(all/c)

Baca Juga