Beranda Berita Utama

187 Bangunan di Bogor Rusak

BERBAGI
HANCUR:Rumah warga di Kampung Pakancilan RT 3/2, Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor hancur dan nyaris rata dengan tanah akibat gempa kemarin.

Gempa hebat kembali mengguncang pulau Jawa bagian barat, kemarin (23/1). Sekitar pukul 13.34 WIB, gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) dengan episentrum di 81 km barat daya Kabupaten Lebak, Banten, begitu kuat hingga terasa di Pulau Sumatera dan sebagian Jawa Tengah. Di Bogor, getaran tektonik itu merusak 187 bangunan dan rumah. Satu di antaranya rata dengan tanah.

”Ada satu korban, atas nama Raihan usia lima tahun, luka di kepala. Sudah ditangani pihak petugas Puskesmas Desa Sukamanah, Megamendung,’’ ujar Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor, Budi Pranowo.

Getaran terasa kuat di Bogor. Terjadinya peristiwa di siang hari membuat kepanikan terutama di kawasan perkantoran dan gedung-gedung tinggi. Di sepanjang Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kota Bogor, misalnya. Para karyawan dan penghuni kantor dievakuasi keluar gedung. Demikian juga sejumlah pasien di Rumah Sakit Hermina.

Kabupaten Bogor termasuk wilayah yang cukup parah terdampak gempa. Informasi yang dihimpun Radar Bogor hingga tadi malam, sedikitnya 187 rumah rusak ringan hingga berat. Satu di antaranya bahkan rata dengan tanah, dan satu balita ikut menjadi korban akibat terkena runtuhan genting di bagian kepala.

Selengkapnya baca di epaper Radar Bogor hari ini

 

 

Baca Juga