Beranda Metropolis

Site Plan Blok F Diumumkan

nelvi/ radar bogor
PRO-KONTRA: Revitalisasi Blok F Pasar Kebon Kembang menuai pro dan kontra. Berbagai protes dilayangkan pedagang, salah satunya terkait tempat penampungan sementara (TPS).

BOGOR–Pemerintah Kota Bogor, melalui Unit Pasar Kebon Kembang, PD Pasar Pakuan Jaya (PD-PPJ) segera membuka site plan tempat penampungan sementara (TPS) kepada pedagang Blok F Pasar Kebon Kembang. Seluruh tuntutan pedagang termasuk pembagian lokasi nomor kios pun akan diumumkan.

“Kemauan pedagang tentang banjir sudah dilaksanakan. Kemauan pedagang sampai titik ujung Dewi Sartika masih berat, dan jangan sampai koridor itu tidak terpakai,” kata Kepala Unit Pasar Kebon Kembang Iwan Arief Budiman kepada Radar Bogor.

Iwan menjelaskan, site plan mulai Jalan Nyi Raja Permas hingga Jalan Dewi Sartika dijelaskan hari ini, Jumat (19/1). Terkait banjir, kata Iwan, Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman telah meminta Dinas Bina Marga mengeruk sampah dan endapan di saluran yang melintasi Gedong Sawah dan Gang Mekar. “Karena airnya bermuara ke sana. Nanti semua akan dijelaskan besok (hari ini),” ungkapnya.

Terkait lokasi TPS dari ujung Jalan Dewi Sartika, diakuinya, sangat memberatkan. Ini terkait kajian lalu lintas yang tidak diizinkan kepolisian. Untuk mengatasi itu, pedagang meminta kios 2 x 2 meter akan dikurangi menjadi 1,5 meter.

“Nah, yang 50 sentimeternya diambil, paling di dekat lokasi Blok F sehingga tidak mengganggu mobilitas truk proyek,” jelasnya.

Saat ini, kata Iwan, tercatat 178 pedagang. Jika dikurangi 50 sentimeter akan mengurangi beberapa unit. Kekurangannya, akan ditempatkan di depan Blok F.
Sebelum ada keputusan tersebut, perwakilan pedagang Blok F Pasar Kebon Kembang mengikuti pertemuan bersama di Balaikota. Pertemuan itu dihadiri wakil wali kota, Satpol PP, Dinas UMKM, dan PD-PPJ.

Dalam rapat, para pedagang Blok F meminta agar lokasi dan penempatan TPS sesuai dengan keinginan pedagang. “Kami ingin direlokasi ke Jalan Dewi Sartika dan site plan untuk pembangunan Blok F harus sesuai keinginan pedagang,” kata Ketua Paguyuban Pedagang Blok F, Suryanto.

Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengatakan, dalam rapat itu membahas TPS dan site plan pembangunan Blok F. “Kami lihat bersama-sama untuk lokasi TPS, karena pedagang minta ditempatkan di Jalan Dewi Sartika, jadi harus dilihat dulu, lokasi itu memadai apa enggak untuk TPS,” ujarnya.

Menurut Usmar, pedagang juga meminta agar site plan pembangunan Blok F sesuai dengan keinginan pedagang. Sebanyak 178 pedagang harus mendapat prioritas untuk ditempatkan di lantai dasar. Pedagang meminta agar tidak ada perubahan site plan lantai dasar dan site plan lokasi pasar saat ini mengikuti bangunan sebelumnya.(don/c)

Baca Juga