Beranda Pendidikan

SMAN 7 Bogor Kumpulkan 59 Kantong Darah

BERBAGI
SOSIAL: Para pelajar sedang diambil darahnya dalam kegiatan sosial yang diadakan Palang Merah Remaja (PMR).

BOGOR–Siswa SMAN 7 Bogor melakukan aksi sosial donor darah. Kegiatan ini rutin di­adakan setiap tahun oleh ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) dengan nama ‘Social Blood of Seven’.

Menurut Kepala SMAN 7 Bogor Acep Sukirman, kegiatan ini merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan oleh sekolah untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama dalam diri siswa maupun guru. ”Karena yang ikut bukan hanya siswa kelas 11 dan 12, tapi juga beberapa dari guru ikut,” bebernya.

Siswa yang mendaftarkan diri untuk menyumbangkan darahnya, dikumpulkan di aula untuk mendapatkan pemaparan tentang kesehatan melalui seminar yang disampaikan oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Bogor.

“Jadi di sini, mereka bukan hanya berbagi dan peduli, tapi juga memperluas ilmu penge­tahuan mereka tentang kesehatan,” tutur Acep.

Namun, menurut Acep, kegiatan tersebut tidak meng­ganggu hingga mem­berhentikan kegiatan belajar mengajar siswa.

“Siswa yang ingin mendo­norkan darah, mendaftarkan diri dan kami kumpulkan di aula. Yang tidak mendonorkan darah, tetap belajar seperti biasa di kelas,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan ketua pelaksana kegiatan, Nadia Salwa, terdapat peningkatan jumlah siswa yang mendonorkan darah. “Sebelumnya kami hanya bisa mengumpulkan 22 kantong darah, tapi tahun ini mencapai 59 kantong darah,” bebernya.

Tak semua yang mendaftar bisa langsung mendonorkan darahnya. Mereka diwajibkan untuk cek kesehatan dan lainnya yang diperiksa langsung PMI Kota Bogor.

”Ada beberapa persyaratan agar bisa mendonorkan darah, yaitu harus sudah berumur 17 tahun dan maksimal 60 tahun, berat minimal 45 kilogram, dan tidak mempunya penyakit menular seperti HIV, hepatitis, sipilis dan lainnya. Kalau sudah memenuhi persyaratan baru boleh mendonorkan darah,” jelasnya.

Salwa berharap kegiatan yang bertemakan ’Blood is Awesome’ ini dapat secara kontinu dilakukan SMAN 7 Bogor. ”Karena banyak banget manfaatnya bagi teman-teman, kita bisa menolong sesama, sehat juga karena mendonorkan darah, lalu dapat ilmu baru tentang kesehatan. Ke depannya kegiatan ini saya harap lebih baik lagi, dan jumlah siswa maupun guru yang mendonorkan darah terus meningkat,” tukas Salwa.(cr1/c)

Komentar Anda

Baca Juga