Beranda Politik

PDIP Tertarik Pasangkan Emil-Anton

JAKARTA–PDI Perjuangan mulai tancap gas jelang pilkada serentak. Namun, masih ada beberapa daerah yang belum diputuskan khususnya Jawa Barat. ”Kami umumkan pada tanggal 7 Januari, dan seluruh calon kepala daerah yang diusung PDIP betul-betul siap untuk ujian Indonesia raya. Ibu ketua umum akan memutuskan pukul 9.30 WIB,” kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, Kamis (4/1).

Lebih lanjut ia mengatakan, calon kepala daerah untuk Jawa Barat dan Jawa Tengah belum diumumkan karena masih menggodok sosok terbaik. Sementara itu, duet Ridwan Kamil dan Anton Charliyan terus digodok DPP PDIP.

”Tunggu pernyataan resmi, memang paslon sudah mengerucut (ke Ridwan Kamil dan Anton Charliyan),” ujar Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno kepada wartawan, kemarin.

Pernyataan Hendrawan ini menjawab pertanyaan apakah PDIP resmi mengusung Ridwan-Anton di Pilgub Jabar. Hendrawan meminta masyarakat bersabar menunggu pengumuman resmi Pilgub Jabar. Sebab, pihaknya masih memoles strategi sebelum mantap mengumumkannya. ”Tetapi tunggu ‘sentuhan akhir’ (finishing touch),” ujar dia.

Terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal PPP, Ahmad Baidowi mengaku tidak mempersoalkan upaya komunikasi yang dibangun oleh Ridwan Kamil. Namun, Baidowi berharap, jika pun PDIP nantinya mendukung Emil – sapaan Ridwan– harus dibicarakan terlebih dahulu dengan koalisi terkait calon wakilnya.

”Semakin banyak dukungan, ya bagus saja. Namun kemudian apakah calon yang diusung, ya harus bicara dan duduk bersama,” ujar Baidowi kepada wartawan, kemarin.

Meskipun PDIP memiliki kursi paling banyak di antara partai koalisi lainnya jika nantinya mendukung RK. Baidowi mengingatkan, proses Pilkada Jawa Barat hingga didukung RK oleh ketiga parpol tersebut. ”Karena pilkada itu juga melihat proses yang panjang, tiga parpol sudah beberapa bulan fix ke RK,” kata anggota Komisi II DPR tersebut.

Namun, Baidowi mengatakan, sejauh ini memang belum ada kesepakatan terkait siapa calon wakil dari Emil antarkoalisi. Ia pun mengatakan, perlu ada pembicaraan dari koalisi terkait nama pendamping tersebut mengingat masa tahapan pendaftaran Pilkada sudah sangat dekat yakni 8-10 Januari 2018.(dc/rol)

Baca Juga