Beranda Berita Utama

Optimistis Bogor Lebih Baik

BERBAGI

Tahun Anjing Tanah, 2018 menjadi tahun “panas’’ bagi dunia politik. Pemberitaan hal-hal berbau politik mewarnai wajah berbagai media massa. Ada kekhawatiran dinamika politik akan berimbas negatif pada sektor-sektor lain. Namun bagi para tokoh berikut, tahun ini membawa angin optimisme akan perubahan menuju daerah dan bangsa yang lebih baik.

Bidang Kesehatan

Sepanjang 2017, masyarakat Indonesia, termasuk Bogor, diteror wabah difteri. Penye­barannya sedemikian meluas cepat dan menyebabkan korban hingga meninggal dunia. Di Kabupaten Bogor, tercatat dua balita meninggal dunia akibat penyakit dengan gejala menyerupai flu tersebut. Sementara secara nasional, korbannya mencapai 38 jiwa.

Dalam rentang waktu dari Januari hingga Desember 2017, kasus KLB difteri di Indonesia terhitung yang terbesar di dunia. Data dari World Health Orga­nization (WHO) menunjukkan jumlah kasus difteri di Indonesia naik turun sejak 1980-an. Jumlah kasus penyakit tersebut meningkat sejak 2007 yakni 187 kasus. Kemudian puncaknya terjadi pada 2012 lalu, yakni sebanyak 1.192 kasus.

Setelah 2012, jumlah kasus memang mengalami penurunan, tapi angkanya masih tetap berada pada ratusan kasus.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bogor, dr Zainal Arifin, mengimbau masyarakat tetap mewaspadai masalah kesahatan ini. Baik masalah kesehatan karena infeksi, penyakit degeneratif maupun penyakit metabolik. Salah satu cara pencegahan yang paling efektif adalah dengan menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih.

”Penyakit yang dapat dicegah dengan imuninasi (difteri) perlu dievaluasi ulang. Jika perlu lakukan imunisasi massal. Mencegah penyakit lebih baik daripada mengobati,’’ ujarnya kepada Radar Bogor.

Untuk mengoptimalkan penanganan masalah kesehatan, perlu adanya kerja sama yang baik antarpetugas kesehatan. Ketua IDI Kabupaten Bogor dr R Gioseffi Purnawarman optimistis tahun ini kerja sama itu akan lebih baik. Terpenting, menurutnya, pemahaman tentang pencegahan penyakit, tentunya dengan memahami dasar-dasar, dan selalu menjaga kesehatan. ”Saya optismistis tahun ini akan lebih baik dari tahun sebelumnya,’’ kata dia.

Bidang Pendidikan

Sungguh memprihatinkan ketika dunia pendidikan di tahun 2018, dibuka dengan kasus tawuran pelajar yang kembali menelan korban jiwa. Ketua Dewan Pendidikan Kota Bogor Apendi Arsyad berharap pemerintah segera bertindak dengan memperkuat tim satgas pelajar, termasuk pengalokasian anggaran.

”Saran kami preventif. Mencegah, dan libatkan tim ahli seperti antropolog, sosiolog, pendidik, untuk mempelajari dan memetakan sekolah-sekolah yang hobi tawuran.

Pelajari konteks internal, manajemen, pola pembinaan, sehingga penyebab konflik antarsekolah dapat dipetakan dan dicari solusi,’’ bebernya.
Melalui pendekatan ilmiah seperti itu, Apendi meyakini akar persoalan masalah tawuran pelajar akan teratasi.

Di bagian lain, dunia pendidikan tinggi dinilai justru tengah mengalami kemajuan yang signifikan. Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Doktor Arif Satria mengatakan, peningkatan itu terutama dari sisi reputasi yang diukur dari peningkatan kontribusi perilmuan Indonesia pada publikasi internasional. Kemudian kontribusi pada inovasi yang dihasilkan dan kontribusi dari mobilitas mahasiswa asing ke Indonesia.

Klik Gambar

”Artinya, pendidikan di Indonesia semakin lama berkembang baik. Orang asing banyak tertarik belajar di Indonesia. Menurut saya, 2018 ini yang harus ditingkatkan terus adalah kita memiliki banyak kelas internasional yang bisa mengakomodasi minat para mahasiswa asing,’’ ungkapnya kepada Radar Bogor.

Optimisme itu berangkat dari fakta bahwa Indonesia memiliki banyak kekhasan. Seperti kebudayaan yang khas hingga banyak orang asing belajar budaya Indonesia.

”Kita punya sastra Sunda, sastra Jawa, dan ilmu pertanian tropika yang juga khas. Sebenarnya kita harus percaya diri melihat keunikan potensi bangsa. Saatnya Indonesia memberi kontribusi pada pengetahuan global.

Kita harus menginspirasi dunia dengan pengetahuan kita,’’ cetusnya. Oleh karena itu, kata Arif, orientasi pendidikan di 2018 sudah mulai diarahkan kepada bagaimana pengetahuan dan pendidikan bisa menginspirasi dunia.

Sosial dan Pembangunan Manusia

Ibu memiliki peran penting dalam mencegah berbagai persoalan kenakalan pelajar. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Yasin menyebut, saatnya perempuan bangkit dan turut meningkatkan kesejahteraan keluarga. Lebih memperhatikan lingkungan putra-putri mereka, agar tak terjerumus pergaulan ”malam’’ yang kian mengkhawatirkan. Semisal tergabung dalam geng motor.

”Saya optimistis, tahun ini, sentuhan perempuan di berbagai bidang, mampu membawa bangsa dan daerah menjadi lebih baik lagi,’’ ucapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor dan Bunda Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Yane Ardian mengingatkan agar masyarakat tak melupakan para ABK yang membutuhkan perhatian lebih dari para orang dewasa.

Klik Gambar

Semua orang seyogianya menjadi ”orang tua’’ bagi anak-anak, terlebih ABK. Orang tua dalam arti mengayomi, turut menjaga dan melindungi dari hal-hal yang mengancam.

Yane menilai, perhatian pada ABK harus dilakukan dengan pendataan secara rapi oleh instansi pemerintah, fasilitas infrastruktur ditingkatkan seperti di kendaraan umum dan sekolah, serta sosialisasi penanganan ABK bagi para orang tua. ”Perlu ada paguyuban orang tua yang memiliki ABK. Saya optimistis penanganan ABK akan lebih baik pada 2018,’’ cetusnya.

Bidang Ekonomi

Pengurusan izin di Bogor bukan perkara mudah. Kondisi itu bahkan melahirkan pandangan ”Bogor tak Ramah bagi Dunia Investasi’’. Hal itu diakui sendiri oleh para pejabat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor. Memang tidak bisa juga asal tabrak. Salah-salah, hukum bisa menjerat.

Kepala Bidang Penanaman Modal pada DPMPTSP Kota Bogor, Denni Wismanto mengatakan, ada beberapa tahapan dalam pengurusan izin usaha di DPMPTSP Kota Bogor.

Satu pun tidak boleh dilewatkan dengan alasan administratif. ”Izin itu tahapan-tahapannya harus ditempuh. Karena ada dasar hukumnya. Kalau kita lewatin itu kan salah. Karena sudah ada aturan-aturan itu,’’ jelasnya kepada Radar Bogor.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Bogor, Muzakir, buka suara soal ini. Meski menurutnya sudah relatif bagus, masih ada beberapa yang dianggapnya mengganjal.

Seperti pada tahap perizinan yang dilakukan di kantor kelurahan maupun kecamatan. ”Kendala kami sebagai pengusaha karena waktu kami habis lebih lama di kecamatan ataupun kelurahan untuk mengurusi izin,’’ imbuhnya.

Pasalnya, tenggat waktu perizinan di tingkat kecamatan dan kelurahan yang belum memiliki standar waktu. Tidak seperti yang berlaku pada DPMPTSP Kota Bogor. ”Terkadang yang di dinas sudah terukur satu minggu dua minggu sudah selesai, tapi di kecamatan kan ini tidak bisa kita ukur. Misalnya, ngurus izin usaha,’’ tandasnya.

Di bagian lain, industri perhotelan dan pariwisata justru memiliki optimisme tinggi tahun ini. Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay optimistis tahun politik membawa berkah tersendiri bagi para pelaku industri hotel dan restoran.

Sebut saja peluang pendapatan dari rapat-rapat partai politik dan sebagainya. ”Perekonomian mungkin berprogres dan saya yakin akan meningkat,’’ kata dia.

Hal itu diamini Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Bogor, Erik Irawan Suganda. Erik percaya bahwa perekonomian Bogor tahun ini akan membaik. Meskipun tahun politik, dunia usaha seperti sektor pariwisata, kuliner, properti sudah menunjukkan peningkatan dari tahun sebelumnya.

Bidang Politik dan Hukum

Ada yang sama membahayakan bagi masyarakat selain penyebaran wabah difteri. Di tahun politik ini, jika koridor hukum dan etika politik tidak dijalankan dengan baik, tentu bisa berpotensi melahirkan gejolak politik. Semisal penggunaan isu SARA dan politik uang. Jika tidak diantisipasi dengan baik, bisa mengancam persatuan.

Klik Gambar

Pengamat politik Dr Sofyan Sjaf berharap, para politikus tidak menyinggung hal terkait kesopansantunan berpolitik di musim pilkada ini. Tapi, dirinya percaya, Bogor cenderung dewasa dalam berpolitik.

”Saya pikir ini tergantung pada elite politik yang berkontestasi. Para elite politik harus memberikan contoh dan keteladanan yang baik dan santun, sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan dalam proses gejolak politik atau sosial, tidak terjadi di masyarakat,’’ ujar ketua PSP3 IPB tersebut.

Senada, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengimbau masyarakat untuk lebih dewasa dalam menyikapi pesta demokrasi ini. Selaras dengan pembentukan Satgas Money Politic, Ulung memastikan pihaknya terus memelototi masalah korupsi dan pungutan liar. Namun, dia mengingatkan, polisi juga tetap mengedepankan upaya pencegahan.

”Sifatnya kami memberikan konsultasi bekerja sama dengan kejaksaan. Tetapi, jika dari hal tersebut ke depannya masih ada, kami akan proses dan melakukan upaya penegakan hukum,’’ tukasnya.

Bidang Olahraga

Selain tahun politik, momen olahraga besar juga bakal dihelat di Bogor 2018 ini. Yakni, Pekan Olahraga Daerah (Porda) hingga Asian Games yang menjadikan Bogor sebagai salah satu tuan rumah.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor M Benninu Argoebie optimistis atlet-atlet Kota Hujan akan mampu memborong prestasi di dua ajang tersebut.

”Peran Bogor di Porda, kita sudah memasuki lima besar Jawa Barat. Hasil kemarin babak kualifikasi Porda, 55 medali emas. Jadi, itu modal awal kita untuk menatap Porda ke depan. Optimistis sekali,” ungkapnya.

Sementara di Asian Games, ada beberapa atlet Kota Bogor yang saat ini masuk Pelatnas. Mereka adalah atlet angkat besi, taekwondo, dan menembak. Mereka kini tengah dipersiapkan untuk membela Indonesia dari Kota Bogor.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Rusdi AS, punya beban lebih berat. Kabupaten Bogor mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Porda 2018 pada Oktober mendatang. Karenanya, Rusdi mempersiapkan diri menjadi penyelenggara yang baik, sekaligus menargetkan juara umum.

”Sangat optimistis mendapat juara umum dalam Porda ini. Pada Asian Games, kita berharap kekuatan Indonesia dengan sistem yang ada, mudah-mudahan bisa naik ranking,’’ cetusnya.(rp3/fik/d)

Komentar Anda

Baca Juga