Beranda Olahraga All Sport

Kemenangan Kontroversial Si Nyonya Tua

BERBAGI

SEMPURNA: Pemain Juventus melakukan selebrasi usai mengalahkan Torino 2-0 di perempat final Coppa Italia. Juventus selanjutnya akan berhadapan dengan Atalanta di babak semifinal Coppa Italia. (Reuters)

TURIN–Juventus berhasil melangkah ke semifinal Coppa Italia 2017–2018 usai mengalahkan Torino 2-0, Kamis (4/1) dini hari WIB, dalam laga bertajuk Derby della Mole. Gol Juventus dihasilkan Douglas Costa pada menit 15 dan Mario Mandzukic pada menit 69.

Hanya saja, lolosnya Si Nyonya Tua -julukan Juventus- ke semifinal diiringi gol kontroversial dari Mandzukic. Itu yang membuat kubu Torino geram.

Mandzukic mencetak gol saat para pemain Torino sengaja tak bermain sejenak, lantaran salah satu pemainnya, Afriyie Acquah mengalami kesakitan usai dijatuhkan Sami Khedira. Namun, tiba-tiba Paulo Dybala memberi umpan kepada Mandzukic dan membobol gawang Torino yang dijaga Milinkovic-Savic.

Wasit Daniele Doveri tak membatalkan gol tersebut. Dia bahkan melihat VAR di pinggir lapangan dan sejurus kemudian meng­esahkan gol Man­dzukic.

Tak pelak, hal terse­but membuat kubu Torino berang. Usai laga, pelatih Torino, Sinisa Mihajlovic, enggan bicara kepada media. Asistennya, Attilio Lombardo, yang memberikan keterangan pers.

Kekalahan tersebut ternyata berakibat fatal bagi nasib Mihajlovic sebagai pelatih Torino. Dia dilengserkan dan kabarnya Walter Mazzarri akan menggantikan posisinya.

Sementara itu, Lombardo memperta­nyakan putusan wasit yang mengesahkan gol Mandzukic. Di hadapan media dia secara lantang bersuara, ”Apa yang dilihat wasit di lapangan?” Itu merujuk pada dibiarkannya Acquah yang tengah kesakitan dan justru membiarkan Juventus mencetak gol.

”Saya tidak mengerti apa yang dievaluasi wasit lewat VAR. Saya juga tak tahu cara wasit melihat situasi di lapangan. Pastinya, secara permainan kami telah memberikan yang terbaik. Gol Mandzukic terus terang membunuh kami. Para pemain frustrasi dengan gol kontroversial tersebut,” sebut Lom­bardo seperti dilansir Football Italia.

Di lain pihak, pelatih Juventus, Massi­mi­liano Allegri, enggan berkomentar terkait putusan wasit yang melihat VAR sebelum mengesahkan gol Mandzukic. Dia hanya menyoroti hasil dan menurutnya lolos ke semifinal adalah salah satu target Juventus. Tak hanya itu, Allegri mengatakan bahwa Coppa Italia adalah salah satu target yang harus diakhiri dengan trofi.

”Kami lolos ke semifinal Coppa Italia dalam empat musim beruntun. Ini jelas membanggakan. Tapi, ini belum berakhir karena target utama adalah gelar juara,” sebut Allegri.

Di semifinal, Juventus akan menghadapi Atalanta dalam laga kandang dan tandang. Sementara semifinal lainnya memperte­mukan AC Milan kontra Lazio.(jpg)

Komentar Anda

Baca Juga