Beranda Ekonomi

Fintech Syariah Semakin Menggeliat

BERBAGI
RANCANG: Konsultan Sakinah Finance, Murniati Mukhlisin menyusun rancangan dengan penekanan kegiatan keuangan berbasis teknologi.

BOGOR-Di tengah kecanggihan teknologi keuangan, masyarakat membutuhkan segala kemudahan untuk bertransaksi. Termasuk transaksi keuangan keluarga mulai dari pembayaran zakat, infaq, sedekah, wakaf (ziswaf) hingga belanja dan investasi.

Konsultan Sakinah Finance, Murniati Mukhlisin memprediksi fintech syariah akan semakin berkembang pada 2018. Maka itu, Murniati dan sang suami, Luqyan Tamanni membuat beberapa rancangan di 2018 Masehi atau 1439 Hijriah dengan penekanan kegiatan keuangan berbasis teknologi.

Wanita yang juga ketua Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia itu mengatakan, berbagai platform sudah menyediakan fasilitas sentuh dan klik untuk membayar kewajiban zakat hingga wakaf.

“Ketika layar pertama dipilih, maka pengunjung akan menjumpai kalkulator zakat yang diteruskan dengan berbagai program solidaritas sang badan amil,” ujarnya.
Di laman wakaf, kata Murniati, lebih menarik lagi, sebab hadirnya bank syariah sebagai jembatan para wakif retail yang ingin berwakaf tunai berapun itu jumlahnya.

Para nadzir, menurutnya, juga siap dengan proyek wakafnya dengan kampanye foto-foto calon aset wakaf lengkap dengan detail biaya yang diperlukan dan lokasi.

”Keluarga zaman now sebaiknya menjadikan teknologi kelas canggih ini untuk lebih tepat waktu membayar zakat dan lebih banyak lagi berbagi kepada yang membutuhkan,” jelasnya.

Selain itu, terkait belanja online, pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12 Desember 2017 lalu, Murniati menilai makin menggeliatkan para pengunjung toko dunia maya. “Harbolnas menjadikan toko-toko di mal sepi tapi bukan berarti menurunnya omzet penjualan,” ujarnya.

Lebih lanjut Murniati mengatakan, ada hal-hal yang harus diwaspadai. “Sakinah Finance sudah menyajikan ’Bawa Rasul ke Pasar’ September 2017 yang kami harapkan dapat jadi pegangan bagi siapa pun yang ke pasar,” jelasnya.

Ada beberapa tips, kata dia, bagaimana cara berhadapan dengan pasar, baik sebagai pembeli maupun penjual. Antara lain, pastikan ilmu pasar, berdoa dan berzikir saat di pasar, hindari terlilit utang, cepat keluar dari pasar, dan buat pencatatan.

“Kata ‘pasar’ bukan hanya pasar tradisional tapi juga mal ber-AC dan belanja di toko online,” katanya.(rah/*)

Komentar Anda

Baca Juga