Beranda Female

Enny Riadi, Tekuni Bisnis Cake

BERBAGI
Enny Riadi, Tekuni Bisnis Cake printing

Hobi adalah peluang terbesar untuk membangun sebuah bisnis. Terlebih, didukung orang terdekat yang menambah percaya diri ketika menjalankan hobi sekaligus bisnis secara bersamaan. Seperti yang dirasakan Enny Riadi saat memutuskan mencari peruntungan di bisnis kuliner.

Hobi membuat cake, Enny Riadi akhirnya mendirikan bisnis kuliner. Awalnya Enny hanya membuat cake untuk dikonsumsi keluarga. Mendapat respons positif, bukan saja dari keluarga tapi juga rekan kerja, Enny pun makin mantap melanjutkan bisnis cake-nya tersebut.

Pada 2010, ia mendirikan Cupcakeholic, brand yang diusung untuk nama produknya yang dipasarkan secara online. Memiliki keahlian handycraft sebelum bergelut di dunia cake, diakui Enny cukup membantu saat mengolaborasikan keduanya menjadi sebuah seni sekaligus panganan yang enak. Alhasil, custom cake pun berhasil dibuat dari tangan kreatifnya.

”Saya mulai dari kreativitas handmade dalam mempercantik cake, melukis di cake dan lain-lain. Bisnis ini menyenangkan, karena hobi. Ketika orang lain senang dengan cake saya, itu menambah kepuasan,” tutur owner Cupcakeholic ini.

Enny awalnya menggunakan resep yang dibuat secara otodidak, dan memodifikasi resep dari ibu tercinta. Enny juga selalu menyesuaikan rasa dari standar kesukaan masyarakat umum. Soal rasa, ia terbilang konsisten. Jika sudah menggunakan resep yang satu, tidak akan diubah lagi kecuali ada permintaan dari konsumen. ”Saya sering memperhatikan dari pengalaman, biasanya kebanyakan masyarakat menyukai rasa dan tampilan cake yang seperti apa, lalu saya gunakan sebagai standar,” ujar Enny yang juga hobi melukis ini.

Cupcakeholic juga menyediakan custom birthday cake, wedding cake, cookies printing, cupcakes, dan lain-lain. Seiring waktu, banyak permintaan dari konsumen agar Enni mengembangkan bisnisnya tidak hanya pada cake. Ia pun kini menyediakan jasa dessert table, sewa properti, hingga membuka jasa kursus membuat dan mendekorasi cake. ”Saya ikut pasar saja, jadi lebih lengkap untuk sebuah acara,” tuturnya.

Saat ini, Enny bahkan sudah membuat terobosan baru, yaitu cookies printing, di mana konsumen bisa meng-custom gambar yang akan diaplikasikan di atas cookies. Cookies printing ini baru dikeluarkan dan belum sampai satu bulan sudah banyak peminat. Untuk edisi Christmas 2017 saja, Enny membuat 100 lebih toples cookies printing. ”Ini masih saya sesuaikan dengan pasar, dan ternyata banyak sekali peminatnya. Cookies printing ini unik, karena gambar bisa disesuaikan dengan keinginan customer dan bisa dimakan,” tuturnya.

Enny selalu mendengarkan keinginan konsumen dan dituangkan ke dalam karyanya. Jika ada tema khusus, ia akan berupaya mewujudkannya. Enny malah senang mendapat permintaan beragam, karena diakuinya dapat mengasah kemampuan dan kreativitas. ”Saya senang bisa mewujudkan keinginan konsumen yang mempercayai Cupcakeholic,” ujarnya.

Dibantu dua karyawan, saat ini Enny getol memasarkan produknya melalui media sosial Facebook dan Instagram. Namun untuk produk custome birthday dan wedding cake, dilayani khusus wilayah Bogor dan sekitarnya lantaran terkendala pengiriman. Sementara untuk produk lainnya, diakui Enny, bisa menggunakan jasa kurir.
”Untuk cake tidak bisa terlalu jauh karena terkendala di kurir, risiko gagal di pengiriman masih tinggi. Nah untuk cookies dan lain-lain bisa ke mana saja dan saya upayakan packing yang aman agar sampai dengan baik,” tuturnya.

Yang paling diutamakan dalam bisnisnya adalah kualitas rasa, tampilan, dan custom-nya. Terlebih, menurutnya, tidak banyak yang bisa benar-benar mendengarkan dan mewujudkan keinginan konsumen dengan hasil yang sesuai. ”Tidak semua orang senang jika ada konsumen yang bawel. Kalau saya senang karena bisa sharing dan mengasah kemampuan saya,” tuturnya.(rp3/c)

Komentar Anda

Baca Juga