Beranda Politik

Jokowi: Jangan Terpecah karena Pilkada

BERBAGI
BEREBUT SELFIE: Presiden Jokowi menjadi sasaran swafoto peserta Puncak Perayaan HUT ke-51 AMS di Gedung Merdeka, Kota Bandung, kemarin (29/12). (setpres)

JAKARTA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan, men­jelang pelaksanaan Pilkada seren­tak 2018 dan Pemilu 2019. Tahun depan, ada 171 kabu­paten/kota di Indonesia yang akan menggelar pilkada.

“Masyarakat Indonesia jangan sam­pai terpecah belah karena pelak­sanaan pilkada yang hanya lima tahun sekali,” kata Jokowi ketika memberikan sambutan pada Puncak Pera­yaan Hari Ulang Tahun ke-51 Ang­katan Muda Siliwangi (AMS) di Gedung Merdeka Kota Bandung, Kamis (28/12).

Masyarakat bebas memilih pemimpin terbaik di daerah ma­sing-masing saat pelak­sanaan pilkada. Namun setelah itu harus rukun kembali sebagai saudara sebangsa dan setanah air. Jokowi tidak ingin persatuan dan kesatuan bangsa terkoyak karena pertarungan pemilihan kepala daerah.

“Untuk itu saya titip, ya katakan sekali lagi, negara ini ada­lah negara besar, jangan sampai kita mengorbankan persa­tuan dan persaudaraan kita sebagai sesama anak bangsa, hanya untuk urusan pilkada,” tuturnya.

Presiden juga mengingatkan bahwa perbedaan jangan sampai menghilangkan persaudaraan sebagai sebuah bangsa.

“Kita merupakan saudara sebangsa dan setanah air, silakan pilih pemimpin negara yang paling baik, setelah itu kita kembali jadi saudara sebangsa setanah air. Jangan sampai tidak saling sapa tetangga, antar­kam­pung, antarteman, jangan!” ungkap Presiden.

Jokowi meminta masyarakat melaksanakan pemilu dengan baik dan memilih calon kepala daerah terbaik berdasarkan kemampuan. Kepala negara juga mengingatkan agar tidak menggunakan cara-cara yang tidak baik saat pelaksanaan pilkada.

“Jangan sampai pada saat kampanye, saling mencela, saling menjelekkan, saling men­cemooh, dan saling menjatuhkan. Terka­dang kita sering lupa saat kampanye kita ini adalah satu dan saling bersaudara, ini yang harus kita rawat dan kita pelihara,” kata Jokowi.

Para kandidat terbaik calon kepala daerah diharapkan mengedepankan gagasan, program terbaik, bukan menyampaikan hal-hal yang menyesatkan.

“Apalagi sampai memecah belah persatuan yang sudah kita bina selama ini,” katanya.(ric/bey)

Komentar Anda

Baca Juga