Beranda Ekonomi

Transaksi Nontunai Meningkat saat Liburan

grafis

JAKARTA–Transaksi nontunai mulai meningkat selama libur panjang. Pada akhir pekan kemarin (24/12), transaksi non-tunai menunjukkan peningkatan terutama untuk penggunaan kartu kredit.

Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Santoso Liem mengatakan, biasanya selama libur Natal terjadi kenaikan transaksi 10–15 persen. Kenaikan tersebut sudah terjadi.

Jika dihitung dalam sebulan, pada bulan biasa, transaksi kartu kredit rata-rata sekitar Rp5 triliun. Angka tersebut berpotensi meningkat menjadi Rp6 triliun hingga Rp6,5 triliun pada Desember ini.

”Transaksi nontunai makin lama makin menggeser transaksi tunai. Transaksi tunai bisa berkurang,” ujarnya.

Dia memproyeksi, pada libur Natal tahun ini mayoritas pertumbuhan transaksi akan didominasi dari uang elektronik. Sebab, aturan wajib menggunakan kartu uang elektronik di jalan tol mulai berlaku sejak Oktober lalu. Namun, BCA tidak menargetkan jumlah kenaikan khusus dari uang elektronik.

Sementara itu, Direktur Konsumer PT Bank CIMB Niaga Tbk Lani Darmawan mengatakan, akhir tahun ini transaksi kartu kredit berpotensi naik 12 persen. Peningkatan transaksi terjadi karena pada Desember ini ada banyak momen yang bisa mendorong konsumsi masyarakat.

Di antaranya, Hari Belanja Online (Harbolnas), Natal, juga perayaan malam tahun baru. Di luar itu, perayaan Natal dan tahun baru juga bertepatan dengan liburan sekolah.

”Bank biasanya memberikan promo-promo khusus pada momen-momen itu, sehingga lebih menarik masyarakat untuk melakukan transaksi,” ujarnya. Menurutnya, peningkatan transaksi didominasi oleh transaksi untuk kebutuhan hiburan (entertainment), wisata (leisure), barang elektronik dan gawai, serta barang konsumsi lainnya seperti pakaian dan kosmetik. Selain itu, dia pun melihat edukasi transaksi nontunai yang semakin masif membuat masyarakat mulai beralih ke transaksi nontunai dibanding tunai.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Eni Pang­gabean mengungkapkan, peng­gunaan kartu dalam transaksi mu­lai menjadi tren di ma­syarakat.

Tahun ini, BI menyediakan uang tunai sebesar Rp193,9 triliun. Jumlah tersebut lebih dari dua kali lipat dari proyeksi kebutuhan uang tunai pada Desember 2017 yang berkisar Rp88 triliun hingga 93 triliun. ”Tapi biasanya realisasi kebutuhan uang tunai itu tidak terlalu banyak. Malah yang naik terus itu yang nontunai,” ujarnya.(rin)

Baca Juga