Beranda Berita Utama

Bihun Bebek untuk Setnov

BERBAGI
ANTRE : Istri Setnov, Deisti Astriani Tagor serta dua anaknya menjenguk ke Rutan KPK, kemarin.

JAKARTA – Di dalam ruang tahanan KPK, Setya Novanto (Setnov) tetap mendapat dukungan moril dari keluarga. Ya, di perayaan Hari Raya Natal, kemarin (25/12), mantan ketua umum Partai Golkar itu dijenguk istri, Deisti Astriani Tagor serta dua anaknya, Dwina Michaella dan Rheza Herwindo.

Keluarga Setnov datang secara bertahap. Dwina tiba lebih dulu pada pukul 09.00. Dia terlihat mengenakan pakaian kasual; mengenakan kaus warna hijau tua dan celana jeans hitam. Berikutnya, Rheza bersama istrinya datang ke Rutan KPK dua jam kemudian. Keduanya sama sekali tidak mau bersuara ketika ditanya awak media.

Sementara itu, istri Setnov, Deisti Astriani Tagor terlihat me­ngenakan gamis lengkap dengan kerudung abu-abu dan celana panjang. Mantan komi­saris PT Mondialindo Graha Perdana itu tampak menenteng makanan untuk suaminya. Beda dengan Dwina dan Rheza, Deisti sempat mengucapkan beberapa kata. ”Bawa makanan bihun bebek, makanan kesukaannya (Setnov, Red),” ucapnya.

Di Hari Raya Natal kemarin, memang banyak keluarga para tahanan KPK yang datang menjenguk. Mereka mayoritas membawa makanan spesial untuk tahanan. Bukan hanya untuk tahanan di rutan cabang gedung penunjang KPK saja, tapi juga yang berada di Rutan Pomdam Jaya Guntur dan Rutan Cabang KPK di gedung lama kavling C1.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, kegiatan keagamaan juga digelar selama libur perayaan Natal. Mulai dari ibadah rutin umat Nasrani atau kebaktian pada Minggu (24/12) maupun saat misa Natal itu sendiri. ”Kami siapkan ruang kunjungan cabang Rutan KPK gedung penunjang (untuk beribadah, Red),” ujarnya.

Dia menjelaskan, ibadah rutin pada Minggu dilakukan pukul 13.00 hingga 15.00. sementara perayaan Hari Natal (misa) kemarin digelar pukul 14.00 sampai 16.00. Total ada 5 tahanan beragama Nasrani yang melaksanakan ibadah misa hari Natal. Yakni, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Miryam S. Haryani, Anang S. Sudihardjo, Antonius Tonny Budiono dan Bayu Dwinanto Utomo.(tyo)

Komentar Anda

Baca Juga