Beranda Metropolis

Warga Bantarkemang Tolak Pendirian Minimarket

BERBAGI
PROTES: Warga Bantarkemang melakukan aksi unjuk rasa di depan minimarket Taman Pajajaran, kemarin (20/12).

BOGOR – Warga dan para pedagang warung kecil yang bermukim di Kampung Bantarkemang, Baranangsiang, Bogor Timur, melakukan aksi unjuk rasa di minimarket Taman Pajajaran, kemarin (20/12). Mereka dengan keras menolak beroperasinya toko modern tersebut, lantaran akan mematikan usaha warga sekitar.

Dengan membawa sejumlah spanduk dan kertas karton bertuliskan penolakan Indomaret Taman Pajajaran, warga berorasi di depan minimarket. Setelah itu, warga memasang spanduk penolakan di lokasi bangunan minimarket yang tengah bersiap untuk di-launching tersebut.

“Penolakan kami sangat jelas, karena Indomaret berada di tengah permukiman warga yang memiliki usaha warung kecil-kecilan atau warung kelontong. Otomatis kebera­daannya akan memati­kan usaha kecil kami,” ujar Suryana yang berdagang tak jauh dari minimarket tersebut.

Suryana mengatakan, peno­lakan terhadap Indomaret dilakukan karena di Kampung Bantarkemang sudah banyak minimarket. Bukan hanya Indomaret, melainkan juga Alfamart. Dalam satu wilayah RW saja, ada sekitar empat minimarket Indomaret dan Alfamart. “Kampung ini sudah dikepung minimarket, sehingga warga semakin sulit menjalankan usahanya,” keluh dia.

Warga lainnya yang juga pedagang warung kecil, Ujang menambahkan, sejak awal sudah menolak keberadaan minimarket tersebut karena warga tidak dilibatkan dalam proses perizinan.

Padahal, dari informasi yang mereka terima, izin yang diminta ke warga adalah untuk gedung perkanto­ran. “Banyak warga yang merasa dibohongi karena awalnya izinnya hanya untuk kantor. Teta­pi kenyataannya malah dibangun Indomaret. Warga juga sudah melayangkan surat kebe­ra­tan dan penolakan Indomaret itu kepada pemkot,” ucapnya.

Sementara itu, Tim Opening Indomaret, Iwan mengatakan, tidak mengetahui persoalan perizinan Indomaret Taman Pajajaran, karena bukan bagian tugasnya. “Saya di sini hanya bertugas untuk opening. Bagian perizinan ada lagi timnya,” ujarnya.

Ia juga mengaku kurang tahu soal perizinan Indomaret tersebut. “Saya juga tidak tahu apakah sudah berizin atau belum. Hari ini (kemarin, red) belum buka dan baru persiapan launching. Mungkin Jumat (22/12) ditargetkan mulai beroperasional,” tukasnya.(wil/c)

Komentar Anda

Baca Juga