Beranda Female

Perhatikan Asupan Gizi dan Gaya Hidup

BERBAGI
BERBAGI: Dua narasumber dalam seminar kesehatan tentang reproduksi di RS Ummi Bogor, kemarin.

Dokter Mutiara Sari Purbani yang sehari-hari praktik di RS Ummi Bogor ini menjelaskan, tubuh yang sehat dan ideal dari segi kesehatan tidak hanya bebas dari penyakit, tetapi juga meliputi kesehatan aspek fisik, mental, dan sosial. Kesehatan dapat membuat seseorang hidup produktif.

”Kita dapat melakukan pencegahan dan penanggulangan penyakit menular seksual dengan tidak berhubungan seks saat jauh dari pasangan, tidak berganti pasangan, menggunakan kondom saat berhubungan, tidak mengonsumsi narkoba dan aktif mencari informasi yang benar untuk mencegah hal yang tidak diinginkan,” bebernya.

Selain itu, gunakan busana yang baik untuk organ reproduksi dan sesuai dengan syariat Islam.

Sehat fisik meliputi tidak tertular penyakit, tidak hamil sebelum menikah, dan tidak menyakiti dan merusak kesehatan orang lain. Cara untuk membuat fisik tetap sehat adalah atur pola makan, atur aktivitas atau pola dan gaya hidup dan kontrol tanda-tanda di dalam tubuh seperti asupan gizi.

Perilaku sadar gizi dapat dilakukan dengan menimbang berat badan secara teratur, memberikan ASI sejak lahir sampai bayi berusia enam bulan, menggunakan garam beryodium dan makanan yang beragam juga sehat.

”Dalam menjaga kesehatan tubuh yang penting diperhatikan adalah asupan gizi yang harus seimbang. Gizi memiliki peran sangat penting bagi manusia, sejak masih berupa janin hingga usia lanjut,” tuturnya.

Agar tubuh dan sistem reproduksi tetap sehat, hal yang harus diperhatikan adalah makanan yang dikonsumsi, karena 60 persen penyakit terjadi karena pola makan, 40 persen karena gaya hidup, aktivitas, keturunan dan lingkungan.

Ketika masa bayi dan anak-anak, ibu harus memberikan ASI ekslusif untuk bayi agar memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Di masa remaja, proses pertumbuhan memerlukan gizi seimbang, masa reproduksi ketika masa kehamilan semua asupan gizi harus terpenuhi.

Saat usia lanjut metabolisme tubuh semakin mengurang sehingga pemenuhan kebutuhan asupan sangat penting. “Hidup sehat harus mengatur pola hidup, menyeimbangkan aktivitas dan menyempatkan berolahraga minimal 30 menit per hari,” tuturnya.

Selain sehat secara fisik, juga harus sehat mental atau sehat psikis. Sehat psikis dapat menumbuhkan kesesuaian antara nilai, sikap dan perilaku, menumbuhkan rasa percaya diri, dapat menguasai informasi, mampu berkomunikasi dan mampu mengambil keputusan. ”Kemudian sehat sosial, yakni mampu menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan nilai dan norma yang diyakini,” tuturnya.

Sehat reproduksi juga sangat penting bagi kehidupan, di mana proses kehidupan makhluk hidup dalam menghasilkan keturunan demi kelestarian hidup bergantung pada sehatnya alat reproduksi.(cr6/c)

Komentar Anda

Baca Juga