Beranda Female

Miliki Workshop Menjahit

BERBAGI
ISI WAKTU LUANG: Mesin jahit yang dibelikan sang suami, menjadi alat andalannya menyalurkan hobi.

Dalam menekuni hobinya, Rauh tidak sayang mengeluarkan uang besar. Terlebih dapat dijadikan peluang bisnis. Suaminya pun sangat mendukung hobi Rauh.

Pada 2015, ia dibelikan mesin jahit dan berbagai perlengkapannya seharga Rp2 juta. Setelah itu, Rauh diberikan mesin jahit oleh kakaknya yang sudah menjadi desainer di Jogjakarta. Pada 2017, Rauh membeli mesin obras dan mesin neci seharga Rp5 juta.

”Saya tidak sayang mengeluarkan uang untuk membeli perlengkapan menjahit karena bermanfaat. Terlebih, hobi ini bisa menjadi peluang bisnis. Jadi, suami sangat mendukung hobi yang bisa menghasilkan,” tuturnya.

Rauh juga memiliki workshop menjahit di rumahnya. Rauh memiliki satu lemari dipenuhi berbagai jenis dan motif bahan, berbagai benang, dan perlengkapan menjahit lainnya. ”Saya memang membuat workshop khusus di rumah agar bisa lebih tenang ketika menjahit. Biasanya saya menjahit malam hari,” tuturnya.

Rauh juga sering jalan-jalan untuk mencari inspirasi. Selalu memperhatikan hal-hal menarik, kemudian meneliti dan membuat dengan cara berbeda agar tidak pasaran, memodifikasinya dan memperbaharui agar bisa jadi lebih baik.

Rauh juga selalu menyempatkan diri datang jika ada event craft, karena ingin melihat dan mengambil ilmu yang ada.

Dalam menjalankan hobinya, banyak suka dan duka yang dilalui. Mulai dari budget yang besar hingga harus begadang menyelesaikan produk. ”Karena senang, jadi ketika mengerjakan tidak terasa capek, kan dijalani dengan hati,” tuturnya.(cr6/c)

Komentar Anda

Baca Juga