Beranda Berita Utama

Mesum di Angkot, Masuk Jurang

BERBAGI
RINGSEK: Angkot F 1985 KT yang dijadikan ajang mobil goyang, ringsek setelah jatuh ke jurang. Sebelum kecelakaan, pengemudi dan penumpang angkot pesta miras serta berbuat mesum di dalamnya, dalam keadaan angkot berjalan.

BOGOR–Entah apa yang ada dalam pikiran Heri (28), sopir angkot, bersama tiga rekannya, Wawan (21), Indra (18), dan Latif (20). Mereka ne­kat pesta minuman keras dan berbuat me­sum di atas angkot yang berjalan. Aki­bat­nya, angkot menabrak dan menyeret pe­ngendara motor hingga tewas, sebelum akhir­nya angkot mereka terjun ke jurang se­dalam 20 meter.

Ditemui Radar Bogor di Unit Kecelakaan Ciawi, Wawan (21) mengaku dalam keadaan mabuk saat peristiwa maut itu terjadi. Awalnya, ia bersama ketiga rekannya menjemput teman wanita, Nurul dan Sarah, di kawasan Cisarua, dini hari kemarin. Tak hanya pesta miras, di dalam angkot yang berjalan di jalur Puncak itu, mereka pun berbuat asusila.

”Kita abis dari Cisarua, terus minum di pos sama cewek, terus mau turun ke arah bawah (Ciawi),” ujarnya. Namun dalam perjalanan, Heri rupanya tak sanggup lagi menahan efek alkohol. Tanpa disadari, mobil Suzuki Carry F 1985 KT yang mereka tumpangi menabrak dua pengendara motor Revo F 2996 NW di Tanjakan Selarong, Jalan Raya Puncak Kilometer 12, Desa Cipayungdatar, Megamendung.

Motor dan pengendaranya terus terseret hingga beberapa meter, dan angkot terus melaju sampai terperosok ke jurang. “Saya juga kurang ingat karena setengah sadar,” kata Wawan. Korban tewas dalam kecelakaan ini adalah pembon­ceng motor atas nama Titin Risda (28), yang merupakan penumpang ojek. Sementara pengendara motor, Asep Atang (42) mengalami luka berat.

“Korban Titin Risda penumpang kendaraan roda dua meninggal dengan luka di bagian kepala sebelah kanan. Kami akan proses hukum,” ujar Kanit Laka Polres Bogor Iptu Asep Saefuddin.

Sedangkan mereka yang berada di dalam angkot, Heri Irawan (28), sang sopir, mengalami luka berat patah tulang kaki, dan bagian kening serta bibir. Penumpang samping sopir, Abdul Latif mengalami patah kaki kanan. Empat penumpang lainnya mengalami luka ringan, yakni Wawan Hermawan (21), Indra (26), dan dua wanita. Mereka tergencet badan kendaraan.

Iptu Asep menjelaskan, Satlan­tas Polres Bogor langusng meng­gelar olah TKP kecelakaan yang melibatkan muda-mudi mabuk tersebut. Selain terbukti ugal-ugalan, kendaraan Suzuki Carry F 1985 KT itu diketahui melaju dengan kecepatan tinggi.

“Angkot sempat menabrak tembok tebing jalan lalu masuk ke jalan bawah setelah tebing jalan dan nyemplung ke jurang,” terang Asep.(don/c)

Komentar Anda