Beranda Metropolis

Tiga Bulan Lagi Beroperasi

BERBAGI

BOGOR–Pembangunan tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi IIB Kedungbadak-Yasmin menyisakan waktu tiga bulan lagi. Saat ini progres pembangunan sudah di angka 70 persen. Jika tidak ada aral, pengoperasian tol BORR bisa dilakukan pada akhir Februari 2018 mendatang.

“Sejak awal Pemkot Bogor meminta progres BORR tahap IIB ini dipercepat 100 hari dari rencana semula,” ujar Wakil Wali Kota Usmar Hariman saat meninjau langsung pembangunan tol BORR, Selasa (28/11).

Setelah pembangunan seksi IIB rampung, nantinya akan dilanjutkan pembangunan seksi III simpang Yasmin-Salabenda. Pembangunan seksi III rencananya bisa rampung pada 2019. “Jadi, targetnya, sepanjang Jalan Sholeh Iskandar (Sholis) akan bebas macet pada 2019,” jelasnya.

Komitmen tersebut, kata dia, sudah dipenuhi oleh pengelola tol BORR, PT Marga Sarana Jabar (MSJ). Apalagi, kawasan Sholis mengalami pelebaran jalan, yang tadinya hanya dua lajur, nantinya akan menjadi empat lajur. “Jadi, Jalan Sholis akan semakin lega dan masalah kemacetan di kawasan tersebut dapat diminimalisasi,” bebernya.

Sementara itu, Sekretaris PT Wijaya Karya (Wika) Puspita Anggraeni mengatakan, proyek tol BORR seksi IIB dibangun untuk mengurai kemacetan di sepanjang Jalan Sholis dan memberikan kenyamanan bagi pengendara mobil yang akan keluar menuju Jakarta akses Jagorawi.

“Jalan layang ini akan dioperasikan kuartal I 2018 dan telah memasuki progres 70 persen. Saat ini sedang dilakukan pemasangan parapet atau tembok pembatas jalur layang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT MSJ Hendro Atmojo mengatakan, berdasarkan perintah dari kementerian, pihaknya mempercepat target pembangunan menjadi 100 hari lebih cepat. “Jadi, yang seharusnya selesai pada Juni 2018, kami percepat 100 hari, dan mudahmudahan selesai pada akhir Februari 2018,” kata dia.

Ia menjelaskan, percepatan ini dilakukan karena akan melanjutkan seksi berikutnya, yakni seksi IIIA pada April 2018. Seksi IIIA dimulai dari simpang Yasmin hingga Semplak, dengan target pengerjaan 12 bulan.

“Kalau prosesnya lancar, insyaallah seksi IIB ini selesai pada akhir Februari dan bisa dioperasikan mulai Maret 2018. Kemudian, kami lanjutkan seksi IIIA di bulan April, dari Yasmin sampai Semplak sepanjang 3,5 kilometer,” tuturnya.(wil/c)

Komentar Anda

Baca Juga