Beranda Politik

Dadang Wali Kota, STS Wakilnya

ASPIRASI: Sugeng Teguh Santoso bersama Dadang Dhanubrata usai penyampaian aspirasi di DPC PDIP Kota BOgor kemarin.

BOGOR-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP hingga kini belum memutuskan siapa kadernya yang bakal maju di Pilwalkot Bogor 2018. Tapi, berbagai aspirasi kini mulai digaungkan soal siapa yang pantas berpasangan di pesta demokrasi Kota Hujan.

Salah seorang kader PDIP Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso (STS) bahkan terlihat ngebet maju berpasangan dengan ketuanya sendiri, Dadang Dhanubarata. Ia berharap, DPP PDIP segera menetapkan Dadang sebagai calon wali kota dan berpasangan dengan dirinya bertarung di pilwalkot mendatang.

”Karena saya meninggikan Pak Ketua, saya konsisten mendukung Kang Dadang sebagai wali kota. Dan, siapa wakilnya? Saya,’’ ujarnya saat melakukan pertemuan dengan Dadang di kantor DPC PDIP Jalan Ahmad Yani, kemarin (28/11).

Dalam pertemuan itu, Sugeng memaparkan kinerja untuk partai selama tujuh bulan terakhir. Ia mengklaim telah berhasil menjalin komunikasi dengan berbagai partai bahkan dari tingkat bawah.

”Saya berkerja juga membangun koalisi di tingkat bawah maupun pusat. Dengan Hanura, Golkar, dan PKB sudah sampai DPD. Sebagai kader saya tidak diam menunggu, saya bekerja,’’ tuturnya. Memang bukan hanya Dadang dan Sugeng yang menjadi opsi DPP PDIP untuk dicalonkan sebagai wali Kota Bogor 2018.

Pasalnya, masih ada Teddy Risandi yang juga mendaftar sebagai bakal calon wali kota melalui penjaringan PDIP beberapa waktu lalu. Tapi, siapa pun yang ditetapkan sebagai calon, Sugeng mengaku akan tetap loyal pada partai.

”Saya harus loyal kepada partai. Jadi siapa pun yang dicalonkan kita harus bekerja untuk memenangkan kepentingan PDIP. Saya berkerja untuk kepentingan ideologi partai, agar di Pileg dan Pilres 2019 PDIP juga memenangkannya,” kata Sugeng.

Di tempat yang sama, Ketua DPC PDIP Kota Bogor, Dadang Dhanubrata juga mengatakan hal serupa. Ia mengaku siap menyukseskan pencalonan Sugeng di Pilwalkot 2018 jika memang partai memilih Sugeng.

”Saya tegaskan kepada Pak Sugeng, jika Pak Sugeng direkomendasikan oleh partai, maka kami akan mendukung untuk pemenangan Pak Sugeng, demikian juga sebaliknya,’’ ungkap Dadang. Menurutnya, proses penentuan calon yang diusung oleh PDIP memang perlu melalui tahapan demokratis.

Untuk itu, posisinya sebagai Ketua DPC PDIP Kota Bogor tak sewenang-wenang menutup kemungkinan kader lain untuk maju di pilwalkot. ”Saya sebagai Ketua DPC, tidak pernah menutup isu-isu dan saran-saran agar tidak membuka pendaftaran di PDIP Perjuangan. Secara terbuka sejak proses penerimaan calon kami sangat demokratis,’’ tukasnya.(rp1/d)

Baca Juga