Beranda Politik

Milenial Masih Jadi Anak Tiri

BERBAGI

JAKARTA–Dosen Komunikasi Politik Universitas Bakrie, Algooth Putranto menyebut potensi generasi Z atau lebih dikenal dengan generasi milenial sebagai pemilih pemula, masih belum ditangkap sebagai peluang oleh mayoritas partai politik di Indonesia.

Kondisi ini terjadi akibat masih kuatnya dominasi generasi X di kepengurusan mayoritas partai politik peserta pemilu. Fakta tersebut terungkap dalam survei digital aset komunikasi politik terhadap stakeholder pemilu di Indonesia yang dilakukan mahasiswa Komunikasi Politik Universitas Bakrie, 27 Oktober hingga 19 November 2017.

Algooth mengatakan, seluruh lembaga penyelenggara, pengawas dan pengadil pemilu maupun mayoritas partai-partai berbasis nasionalis masih mengandalkan platform Twitter dan Facebook yang telah ditinggalkan generasi Z.

Selain itu, PDI Perjuangan sebagai peserta pemenang Pemilu 2014 secara mengejutkan justru belum memahami posisi strategis sosial media sebagai mesin komunikasi politik bagi generasi Z. Sebaliknya, elite politik mereka masih sangat meyakini televisi dan radio sebagai alat komunikasi yang lebih efektif.

”Aset digital yang menjadi sasaran survei ini adalah laman (website) dan seluruh kanal sosial media yang dimiliki stakeholder pemilu di Indonesia, yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP), serta partai peserta Pemilu 2014 dan calon peserta Pemilu 2019,’’ ujarnya kepada pewarta di Jakarta.(ric/net)

Komentar Anda

Baca Juga