Beranda Nasional

Tol Cisumdawu Dibangun 2018

Foto drone Tol Cisumdawu dengan dari ketinggian (Youtube/charly cw)

JAKARTA–Pembangunan tol tidak hanya fokus pada tol trans Jawa dan Sumatera. Sejumlah ruas tol alternatif juga mulai digarap Kementerian PU. Terutama di jalur yang tingkat kepadatannya tinggi. Salah satu ruas yang segera dibangun adalah Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang menghubungkan Kota Bandung dengan Bandara Internasional Kertajati di Majalengka.

Tol sepanjang 61,6 km itu merupakan proyek strategis nasional yang ditargetkan rampung dalam tempo dua tahun, atau akhir 2019. ’’Seksi I dari Cileunyi-Rancakalong sepanjang 11,45 kilometer konstruksinya akan dimulai awal 2018,’’ terang Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto, kemarin (25/11).

Untuk pembangunan seksi I tersebut, pemerintah mengajukan pinjaman kepada pemerintah Tiongkok senilai Rp2,2 triliun. Sementara, seksi II sepanjang 17,5 km juga didanai pemerintah Tiongkok dengan nilai pinjaman Rp4,4 triliun. Selebihnya, seksi III-VI didanai investor Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Citra Karya Jabar Tol dengan nilai investasi Rp8,4 triliun.

Arie menuturkan, saat ini pembangunan tol bisa dilakukan dengan cepat karena sudah menggunakan teknologi. ’’Cepat namun sesuai standar. Keamanan dan keselamatan harus sangat diperhatikan,’’ terangnya.

Untuk seksi I misalnya, selesainya pembebasan lahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) membuat progres pembebasan lahan mencapai 60 persen. ’’Seksi I lahannya lebih sulit dibebaskan karena daerah itu masuk kawasan perkotaan,’’ tuturnya.

Berbeda dengan seksi II yang konstruksinya bahkan sudah selesai sebagian. Pada tahap konstruksi tersebut, yang paling rumit adalah membangun persimpangan di kawasan Cileunyi, mengingat desainnya cukup rumit. Karena itu, pihaknya akan berkaca dari pembangunan simpang susun Semanggi.

Tol tersebut nantinya akan dilengkapi dua terowongan sepanjang 472 meter dan lebar 14 meter. Progresnya sudah tembus 162 meter untuk terowongan kiri dan 96 meter di terowongan kanan. Untuk melengkapi tol tersebut, dibangun pula Jembatan Cinampel yang saat ini baru mencapai tahap pengecoran.

Dengan selesainya tol tersebut, kata dia, akses menuju Bandara Kertajati akan semakin mudah. Bandara Kertajati sendiri rencananya mulai beroperasi tahun depan. ’’Tol ini nantinya bisa membantu mengurangi kemacetan di Jalan Cadas Pangeran,’’ tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian PU menyatakan sejumlah ruas tol di Jawa bakal beroperasi penuh akhir tahun ini. Salah satunya Tol Surabaya-Mojokerto sepanjang 36,27 km. Jika tidak ada perubahan jadwal, rencananya pekan depan Presiden Joko Widodo akan meresmikan tol tersebut. Ruas itu akan menyambung ke Tol Mojokerto-Kertosono.(byu)

Baca Juga