Beranda Female

Melongok Rumah Bertema Minimalis Tropis

Rumah minimalis tropis ala Noer

Rumah merupakan tempat tepat untuk beristirahat, sehingga keberadaannya harus nyaman agar semua anggota keluarga betah berlama-lama. Salah satu cara mewujudkan rumah nyaman adalah dengan mempercantik interior rumah. Seperti yang dilakukan Noerhayati Rofiah, alumni IPB yang kini melanjutkan pendidikan S3 di Universitas Indonesia.

Noerhayati mendesain rumah sesuai kepribadian anggota keluarganya. Sejak kecil Noer bermimpi ingin menjadi seorang design interior, tetapi tidak tercapai. Akhirnya Noer menuangkan ide-idenya ketika sudah memiliki rumah. Noer sendiri kini menggeluti desain senyawa kimia.

Hobi mendekorasi rumah, wanita kelahiran Malang, 15 Januari 1985 ini ingin menciptakan suasana nyaman untuk keluarganya. Ia pun membuat rumah bertema minimalis tropis, karena sesuai dengan kepribadiannya. “Minimalis cocok untuk rumah ramah anak. Saya tidak ingin cuma ikuti tren, terpenting nyaman dan cocok untuk kita dan keluarga,” tutur Noerhayati Rofiah.

Noer menuturkan bahwa memiliki rumah kecil jangan dijadikan penghalang untuk berkreasi, karena rumah tidak harus mewah. Menurutnya, rumah adalah tempat beristirahat, sesuatu yang membuat nyaman, bisa membuat refresh kembali ketika akan beraktivitas di luar rumah. Kesulitan dalam mendekorasi rumah, diakuinya, lebih kepada menyesuaikan budget.

“Rumah yang minimalis menantang kita untuk mengelolanya. Saya bahkan sempat berkonsultasi dengan arsitek karena ingin rumah terkesan luas tetapi memiliki sirkulasi udara yang bagus dan sehat. Akhirnya, terciptalah rumah minimalis tropis yang cantik dan sehat,” tuturnya.

Noer dan suami, Haidir, juga sangat senang membaca buku. Maka, tak heran jika koleksi bukunya banyak dan tersusun sangat rapi yang diletakkan di lemari khusus buku. Lemari elegan tersebut dipesan khusus dari kerabat dekatnya, sehingga desain, ukuran, dan budget dipesan sesuai keinginan Noer.

Untuk furniture, biasanya Noer mebuat custom dan membeli secara langsung. Sementara untuk ornamen, Noer suka membuatnya sendiri dan terkadang membeli online jika barang yang dibutuhkan susah dicari. Menurutnya, di toko online banyak yang menjual barang-barang unik, semua tergantung budget dan sesuai kebutuhan.
“Saya senang membuat makrame, karena selain untuk menekan budget memang ada kepuasan tersendiri ketika kita bisa membuat sesuatu,” ujarnya.

Noer juga senang berkebun. Awal mendekorasi rumah, Noer memulainya dengan mengumpulkan tanaman. Ia memanfaatkan tanaman sebagai hiasan rumah agar menambah menyegarkan mata. Selain itu, tanaman yang di simpan di dalam rumah juga dipilih langsung oleh Noer, yaitu tanaman yang ketika malam hari tidak mengeluarkan karbon dioksida (CO2).

“Tanaman yang ada di rumah saya ini kalau malam mengeluarkan oksigen, sehingga tidak berbahaya untuk kesehatan. Jadi senantiasa fresh. Tetapi repotnya adalah seminggu sekali harus rajin mengeluarkan tanaman tersebut,” ujarnya. (cr6/c)

Baca Juga