Beranda Politik

Libatkan Pramuka di Pilkada

BERBAGI
SERIUS: Panwaslu Kota Bogor melibatkan anggota Pramuka dalam Pemilukada serentak 2018.NELVI/ RADAR BOGOR

BOGOR-Ada hal menarik dalam Rakor Pengawasan Pemilihan Umum Partisipatif dalam rangka Pemilukada serentak 2018. Di mana, anggota Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Bogor terlibat sebagai pesertanya. Kegiatan diadakan sekaligus penandatanganan nota kesepahaman (moU) antara Panwaslu Kota Bogor dengan Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Bogor.

Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat menjelaskan, gerakan pengawasan yang melibatkan unsur Pramuka pada Pilkada 2018 ini dinilai sangat positif. Terlebih, Kota Bogor jadi pionir yang memulai gerakan tersebut di Jawa Barat. “Ini sejarah, pertama di Jawa Barat,” ujar Ade dalam sambutannya.

Ia juga berharap pendandatanganan MoU tersebut tidak sekadar seremonial, tetapi perlu dimaknai dengan tujuan sebagai penggerak generasi muda yang hebat. “Ini menjadi rujukan dalam bentuk penyampaian informasi dan pelatihan,” ujar dia.

Terpenting, kata dia, menjadi sebuah pembelajaran bagi Kwarcab bagaimana membimbing dan membina generasi muda dalam kepanduan Pramuka. “Agar mereka paham bersikap dan berperilaku dengan baik, termasuk dalam berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Ade juga optimis jika Pramuka memiliki modal yang tulus untuk berbuat dan turut serta melakukan pengawasan kegiatan pilkada. Dengan penyelenggaraan yang baik, dapat mewujudkan mimpi Kota Bogor menjadi nyaman, masyarakat yang madani, termasuk pemimpin yang amanah. “Suka tidak suka harus dilakukan dalam kegiatan pilkada yang baik, jujur, adil, dan rahasia,” tambahnya.

Secara teknis pengawasan, sudah diatur mulai dari mengikuti sejumlah tahapan pilkada sampai pelaksanaannya pada 27 Juni 2018. “Mereka hanya melihat, mendengar, dan mencatat dengan bukti yang nantinya akan disampaikan ke Panwaslu. Biar mereka yang mengambil sikap,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Bogor Yustinus Eliyas mengatakan, Mou tersebut merupakan bentuk kerja sama relawan dan Kwarcab Kota Bogor berpartisipasi dalam pengawasan Pilkada 2018. “Ini merupakan instruksi Bawaslu Provinsi Jawa Barat,” tuturnya.

Nantinya, Yustinus menambahk an, Kwarcab tersebut akan membantu di se tiap tahapan. “Jika ada temuan, dilaporkan ke Panwascam. Tetapi intinya, jangan sampai terjadi proses pelanggaran,” tukasnya.(ded/c)

Komentar Anda

Baca Juga