Beranda Metropolis

Baznas Bantu Korban Puting Beliung

BERBAGI
BERI BANTUAN: Baznas Kota Bogor menyerahkan bantuan material kepada korban bencana puting beliung.

BOGOR–Pasca bencana puting beliung yang menerjang Kampung Ciburia RT 4/4, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kamis (9/11) pekan lalu, bantuan dari masyarakat maupun lembaga terus mengalir. Seperti yang dilakukan Baznas Kota Bogor, Rabu (15/11).

Mereka memberikan bantuan material bangunan langsung kepada korban yang rumahnya terkena puting beliung.

Wakil Ketua II Komisioner Pendistribuan dan Pendayagunaan Baznas Kota Bogor, Rusli Saimun menga takan, program Membangun Kembali Istanaku ini, menyasar masyarakat yang kediamannya rusak karena terkena bencana.

“Jadi, ada warga yang atap rumah terbang sejauh empat meter. Saat kejadian, kebetulan pak RT dan RW langsung melaporkan ke sekretaris kelurahan (seklur). Dan besoknya, seklur langsung laporan ke Baznas agar segera ditanggulangi. Setelah survei langsung kita proses bantuannya. Bukan berupa uang, melainkan material kebutuhan untuk memperbaiki rumahnya,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Bantuan itu diberikan kepada beberapa warga yang rumahnya terdampak bencana puting beliung. Soal program ini, kata Rusli, menjadi bagian dari program bantuan bencana.

“Bantuan bencana ada anggaran khususnya. Bukan hanya korban puting beliung, tapi korban bencana alam lainnya juga, seperti banjir, kebakaran. Tapi tidak dalam bentuk uang, melainkan barang-barang yang dibutuhkan,” ucapnya.

Program bantuan bencana , kata dia, merupakan salah satu cara Baznas untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menanggulangi korban bencana alam, dengan birokrasi yang tidak terlalu rumit.

“Artinya, yang ada bolong-bolong, di situ Baznas mengambil peran untuk membantu pemkot, terutama masyarakat duafa. Karena pemkot tidak bisa seluruhnya meng-cover, begitu pun Baznas, jadi saling bersinergi,” tuturnya.

Sementara itu, Mamah (67) yang menerima bantuan dari Baznas mengaku bersyukur. Dengan begitu, dirinya dan sang suami bisa kembali menempati ruangan yang biasa diperguna kannya untuk mereka tidur. “Pasca kejadian langsung basah semua kasur, enggak bisa ditidurin. Terima kasih kepada Baznas, jadi bisa nempatin lagi ruangannya,” singkat Mamah. (wil/c)

Baca Juga