Beranda Metropolis

Pipa Bocor, 17 Ribu Pelanggan Terganggu

BOGOR–Pelayanan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor kembali menuai keluhan. Oktober lalu, pipa bocor di wilayah Pasar Anyar. Kali ini, kondisi serupa terjadi di transmisi Tangkil, Caringin, Kabupaten Bogor. Pipa HDPE dengan ukuran 700 meter bocor. Akibatnya, pasokan air ribuan pelanggan rumah tangga kembali macet.

Bahkan, kali ini, cakupan pelanggan yang terdampak krisis air bersih jauh lebih banyak daripada sebelumnya. Tidak kurang dari 17 ribu pelanggan di zona 1 terdampak.

Wilayah yang paling parah adalah di Kelurahan Harjasari, Kertamaya, Katulampa, Rancamaya, Cipaku, Perum Montecarlo dan sebagian wilayah lainnya. “Rencana perbaikan akan dilakukan hari ini (kemarin, red). Perbaikan memakan waktu delapan jam. Mulai pukul 09.00 hingga 17.00,” ujar Kasubag Humsos PDAM Kota Bogor, Hendra Permana.

Ia menjelaskan, belum diketahui secara pasti asal muasal kebocoran pipa tersebut. Namun, kata dia, bocornya pipa HDPE akan berimbas kepada 17.000 pelanggan PDAM Kota Bogor yang berada di zona 1. Lamanya pengerjaan perbaikan pipa dikarenakan proses normalisasi yang membutuhkan waktu tiga hingga empat hari.

Untuk mengantisipasi kekurangan air bersih pada zona 1, pihaknya akan melakukan pelayanan dengan mendatangkan beberapa tangki air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Jumlah tangki yang akan kita datangkan nanti disesuaikan kebutuhan masyarakat. Kita akan atur itu nanti, PDAM juga sudah melakukan sosialisasi pada kelurahan-kelurahan di zona 1,” ungkapnya.

Dia berharap agar perbaikan pipa HDPE zona 1 dapat selesai lebih cepat. “Normalisasinya butuh proses, pipa yang kosong harus dibersihkan dulu dan angin di dalamnya harus dibuang dan sebagainya,” tandas Hendra. (wil/c)

Baca Juga