Beranda Berita Utama

Ade Munawaroh Jadi Wanita Terinspiratif

BERBAGI
INSPIRATIF: Ade Yasin saat menerima Democracy Award di Malam Budaya Kujang Mas 2017, di Savoy Homann Bidakara Hotel, Jakarta, Sabtu (28/10).

BANDUNG–Ade Munawaroh Yasin menerima anugerah Demokrasi Award. Adik mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin ini menjadi wanita satu-satunya yang menjabat sebagai ketua partai di Jawa Barat.

Ditemui Radar Bandung (Grup Radar Bogor) usai Malam Budaya Kujang Mas 2017, Sabtu (28/10) lalu, Ade meng­aku sudah terlahir dari keluarga politisi, sehingga saat melihat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengalami konflik ia merasa tergerak untuk terus maju dan siap membangun kembali.

“Banyak yang bertanya kepada saya, kenapa mau maju di saat partai dalam keadaan konflik? Justru karena dalam keadaan konfliklah kita bisa harus maju untuk kembalikan keadaan,” tegasnya.

Ade pun terpilih sebagai Ketua DPW PPP Jawa Barat.  Ia menjadi  wanita pertama yang berpikiran modern serta terbuka dalam memimpin partai Islam terbesar. Kerja politik srikandi berlambang Kakbah ini berhasil menakhodai partai dalam mengarungi badai. Ade atau Teh Ade, panggilan akrabnya, berhasil menyolidkan partai hingga ke akar rumput, sehingga siap memenangkan hati rakyat Jawa Barat.

Alhamdulillah, lanjutnya, saat ini PPP sudah lolos verifikasi untuk mengikuti Pilkada dan Pileg 2018. “Sekarang DPC dan DPD sudah solid lagi,” tambahnya.
Selain itu, menurut Ade, seorang politisi harus bisa bermanfaat bagi rakyat di Jawa Barat. Sehingga, diperlukannya peran pers untuk memberitahukan kepada politisi bahwa apa yang sedang terjadi di masyarakat.

“Karena tanpa dibantu media, kita tidak mungkin bisa hingga sam­pai saat ini. Media itu peran­nya paling pertama untuk mem­bangun negeri,” tuturnya.
Menjadi salah satu tokoh yang diberikan penghargaan oleh media ia merasa sangat bangga. “Ini sangat berharga tapi juga sangat menjadi beban, karena harus punya target untuk menjadi partai besar di Jawa Barat dengan mengisi di seluruh dapil,” ungkapnya.

Ade pun diagendakan bertemu mantan perdana menteri, tanggal 2 November mendatang. “Beliau adalah kenalan saya yang sangat dikagumi, meskipun tidak lagi menjabat tapi selalu dihormati oleh siapa saja. Saya datang atas undangan beliau sekaligus ingin berdiskusi banyak hal,” pungkasnya.(nda)

Komentar Anda