Beranda Berita Utama

Memaknai 89 Tahun Sumpah pemuda zaman now : Dari Mantan Pecandu Untuk Indonesia

BERBAGI
Seniman PKNB membuat patung prasasti gerakan Revitalisasi Sumpah Pemuda yang akan dipajang pada aksi di car free day, bilangan Sudirman, besok.

Beberapa tahun lalu mereka dikucilkan. Sebutan ”pecandu’’ melekat dan membuat mereka kehilangan ruang gerak dan kepercayaan. Pun ketika mereka telah berubah dan mencoba lembaran baru yang bersih dari narkoba.

“Meski kami dulu dicap sebagai sampah, tapi kami bermeta­morfosis. Ibarat ulat bulu yang menjadi kupu-kupu yang indah dan elok dipandang,” ujar seorang mantan pecandu narkoba, Bambang Yulistyo Tedjo.

Bukan sebatas bagi dirinya. Tedjo bersama rekan-rekan sesama mantan pecandu di Persaudaraan Korban Napza Bogor (PKNB) mencoba bangkit dan mengajak mantan pecandu lainnya untuk bergerak menyelamatkan bangsa. Caranya seperti apa? Mereka mengajak kaum muda ”Merevitalisasi Sumpah Pemuda’’.

Tedjo menjelaskan, ”Revitalisasi Sumpah Pemuda’’ adalah sebuah gerakan yang digagas dari keinginan luhur untuk membangkitkan semangat positif generasi muda saat ini. Semangatnya: beragam kegiatan yang dihelat Ahad 29 Oktober pukul 06.00-09.30 WIB di Makodim 0606, bilangan Sudirman, Kota Bogor, itu mampu memotivasi para pemuda Bogor untuk berkegiatan positif dan mencetak prestasi. Tapi, pesan terpentingnya adalah bagaimana mendoktrin para kaum muda untuk menjauhi narkoba.

“Karena itu, kita ajak teladan sebagai contoh sukses tanpa narkoba. Sekaligus mantan pecandu yang bisa bangkit dari keterpurukan. Siapa dia? drummer sekaligus musisi Bimbim Slank. Ibunda Bimbim yakni Bunda Iffet juga hadir menemani. Ayo kaum muda Bogor, ikut ramaikan agenda ini di car free day, Sudirman Minggu besok,” jelasnya berapi-api.

Selain Bimbim Slank dan Bunda Iffet, panitia acara ini juga mengundang produser film The Raid, Aryo Sagantoro. Di tengah-tengah massa car free day yang umumnya kaum muda, mereka bakal menularkan motivasi dan semangat gerakan positif tanpa narkoba. “Puncak acara adalah pengucapan Sumpah Pemuda secara serentak oleh pemuda dan masyarakat yang hadir.

Dilanjutkan penandatanganan prasasti yang berwujud patung karya mantan pecandu narkoba. Patung prasasti tersebut rencananya akan dipajang di salah satu taman di Kota Bogor sebagai saksi sejarah berikrarnya kembali Pemuda,” imbuh Ketua Panitia, Munawir Marzuki.

Yang menarik dari kegiatan ”Revitalisasi Sumpah Pemuda’’ ini adalah dana kegiatan dikumpulkan dari para mantan pecandu narkoba secara patungan. Masing-masing menyumbang minimal Rp10 ribu. Panitia lantas memaksimalkan apa yang dimiliki untuk terlaksanakannya kegiatan yang dianggap sakral bagi pemuda Indonesia ini.

“Kurang dari dua bulan, para mantan pecandu narkoba yang berada di wilayah Bogor Raya berjuang tanpa lelah untuk mengingatkan banyak pihak tentang pentingnya semangat Sumpah Pemuda dan mewujudkan mimpi bersama dalam kegiatan ini,” tukas Munawir.(ric)

Komentar Anda