Beranda Berita Utama

Man United vs Tottenham, Old Trafford Makin Sulit

BERBAGI

MANCHESTER– Harry Kane pencetak gol terbanyak Tottenham Hotspur di Premier League tiga musim terakhir. Nyatanya, bersama HurriKane, Tottenham tetap tak bergigi ketika datang ke Old Trafford, Manchester, kandang Manchester United. Tak satu pun gol dicetak penggawa Spurs saat melawat ke Theatre of Dreams di Premier League.

Nah, bagaimana jika Spurs melawat ke Old Trafford tanpa Kane? Itulah tantangan yang harus dijawab Hugo Lloris dkk pada matchweek 10 Premier League malam nanti WIB (Siaran Langsung MNC TV/ beIN Sports 1 pukul 18.30 WIB). ”Kami selalu percaya kolektivitas dari pemain kami,’’ sebut pelatih Spurs, Mauricio Pochettino, dikutip ESPN.

Ya setelah diistirahatkan saat Spurs tersisih dari West Ham di babak keempat Piala Liga, 26 Oktober lalu, kondisi Kane akhirnya terjawab. Kapten timnas Inggris tersebut tidak sekadar disimpan untuk big match ini. Setelah jadi pro dan kontra di media Inggris maka kemarin WIB (27/10) Spurs menyampaikan kondisi Kane sebenarnya.

”Kane tak akan bermain karena cedera hamstring kaki kirinya,’’ sebut klub berjuluk The Lilywhites tersebut dalam pernyataan resminya. ”Untuk besok (hari ini) kami tidak mengambil risiko. Walaupun cedera minor, sangat kecil, tapi kami tak mengambil risiko. Kami akan lihat apakah dia (Kane) bisa main Rabu nanti (lawan Real Madrid). Besok? Tidak mungkin,’’ ungkap Poche, sapaan akrabnya.

Ini tantangan bagi Poche. Sebab, di Premier League klubnya bergantung pada agresivitas top scorer Premier League dua musim terakhir tersebut. Kontribusi gol Kane bagi Spurs musim ini mencapai 42,1 persen. Terbesar diban­dingkan bomber-bomber Premier League lainnya. Dari 19 gol Spurs di Premier League, delapan di antaranya milik Kane.

Poche berharap pemain lainnya seperti Fernando Llorente atau Dele Alli dapat menutupi kekurangan Spurs itu. Alli tiga gol, dan Llorente masih nihil. ”Dia (Llorente) kompetitor paling sempurna untuk Kane, dia akan tunjukkan kemampuannya,’’ klaim Poche, sebagaimana dilansir London Evening Standard.

Dengan Llorente di depan, maka dia tak akan jadi lone striker. Dia bakal berduet dengan Son Heung-min. Karena tipikal Llorente tak seperti Kane. ”Formasi kami bisa berbeda, seperti yang sering kami lakukan di pramusim. Pemain beradaptasi satu sama lain, kami bakal melihat perkembangannya dan membuat komposisi besok (malam nanti) lebih kompetitif,’’ lanjutnya.

Tak cuma kekurangan daya gedor. Belajar dari kegagalan Liverpool memenangi duel di Anfield kontra United (14/10), ada peluang nahkoda United Jose Mourinho menerapkan parkir bus melawan Spurs. Itulah kenapa bek Spurs Toby Alder­weireld menyebut duel nanti akan jadi duel melelahkan.

Sebab, mereka harus mem­bongkar pertahanan The Red Devils. Kalah atas West Ham di Wembley lalu harus jadi pelajaran. Karena Spurs mengendurkan serangan ketika sudah unggul dua gol. ”Ini (laga melawan United) beda. Ini laga yang besar, dan kami harus siap untuk itu,’’ lanjutnya.

Bukan hanya tantangan bagi Llorente mengisi posisi Kane. Begitu pula dengan Romelu Lukaku yang hanya mencetak satu gol dari delapan kali melawan Spurs di Premier League. Di saat berkostum West Brom ataupun Everton. Rom, sapaan akrabnya, juga tengah dalam situasi paceklik gol dalam dua laga terakhir Premier League.

Dikutip Sky Sports, striker United Zlatan Ibrahimovic berharap bomber berkebangsaan Belgia itu kembali menambah koleksi gol-golnya. Setidaknya sebelum dirinya comeback lagi musim ini. ‘’Dengan dia mencetak banyak gol, maka itu akan memudahkan saya. Karena pada musim lalu dengan hanya saya di depan kami tak bisa mengubah gaya main,’’ klaim Ibra. (ren)

Komentar Anda