Beranda Politik

Koalisi PDIP-PAN

BERBAGI
PENDEKATAN: Pengurus PDIP dan PAN bertemu di salah satu rumah makan, kemarin.

BOGOR-Jelang Pilwalkot Bogor tahun depan, sejumlah partai politik mulai gencar menggalang kekuatan. Tak terkecuali PDI Perjuangan yang terus mendekati PAN.

Ketua PDI Perjuangan Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata mengatakan, peluang koalisi pada pilkada 2018 sangat besar. Menurutnya, banyak hal yang sepahaman dengan PAN.”PAN punya incumbent, PDI Perjuangan punya delapan kursi dan sebagai partai pemenang di Kota Bogor,” di salah satu rumah makan di Kota Bogor, kemarin (25/10).

Lebih lanjut ia mengatakan, pertemuan kali ini baru pertemuan pertama dan tahap perkenalan, tapi secara komunikasi formal antara ketua PAN dan Bima Arya sebagai incumbent cukup intensif. “Lebih banyak kecocokan pemikiran,” akunya.

Sejauh ini, menurutnya, masih menunggu mekanisme partai masing-masing. “Setelah rekom keluar baru akan membentuk tim kecil untuk membicarakan hal yang lenih detail kearah koalisi tersebut,” tuturnya.

Ia menambahkan, PAN sudah mengutarakan bahwa mereka pasti salah satu calon wali kota atau wakil dari kadernya. Hal serupa diungkapkan PDI Perjuangan. “Tak mungkin PDIP lepas semuanya, pasti salah satu harus kader juga,” terangnya.

Menurut Dadang, pertemuan ini menindaklanjuti instruksi dari DPD serta DPP karena dalam pertemuan dengan Sekjen PDI Perjuangan Hasto disampaikan dilevel pusat pun komunikasi dengan ketum PAN sangat baik.

“Dari statistik koalisi PAN dan PDIP di pilkada, lebih banyak menangnya karena kedua partai ini memiliki simpatisan yang berbeda. “PDIP terkenal dengan massa akar rumputnya sedangkan PAN di level intelektual agamis,” pungkasnya.(*/rpl)

Komentar Anda