Beranda Berita Utama

Lagi-lagi Ronaldo

BERBAGI

Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo untuk kedua kalinya secara beruntun menang di ajang FIFA The Best Award 2017 sebagai pesepak bola pria terbaik. Sama seperti tahun lalu pemain Ronaldo membuat saingan utamanya, Lionel Messi gigit jari dalam menyabet supremasi individu paling bergengsi tersebut.

DALAM acara penganugerahan di London Palladium kemarin (24/10), Ronaldo meraih suara dari para pelatih dan kapten anggota FIFA sebanyak 43,16 persen. Sedangkan Messi yang ada di belakang Ronaldo mendapat dukungan sebanyak 19,25 persen.

“Saya berada di acara penganugerahan seperti ini selama sebelas tahun karena talenta, kerja keras, dan dedikasi yang tinggi. Target objektif saya adalah memenangi trofi buat tim namun juga (trofi) individu,” tutur Ronaldo seperti diberitakan Marca kemarin.

Bapak tiga anak tersebut memang mengalami tahun yang luar biasa. Bersama Real, Ronaldo menyabet trofi Piala Dunia Antarklub 2016, Liga Champions 2016-2017, mahkota La Liga 2016-2017, dan Supercopa Espana 2017. Selain itu, pacar Georgina Rodriguez tersebut menjadi top skor Liga Champions 2016-2017 dengan 12 gol.

Ronaldo di level timnas juga berhasil membawa Portugal masuk semifinal Piala Konfederasi 2017. Selain itu, bekas pemain Manchester United dan Sporting Lisbon itu mengantarkan Portugal lolos ke Piala Dunia 2018 di Rusia tahun depan.

Nah, kompetisi Ronaldo dan Messi diprediksi akan memasuki babak akhir. Setelah keduanya secara bergantian ‘mengontrol’ sejak 2008 lalu, kini keduanya sudah memasuki usia ‘senja’ bagi para pesepak bola.

Tanda-tanda kalau faktor usia mulai berpengaruh pada Ronaldo yang berusia dua tahun lebih senior dibandingkan Messi sudah terbaca sejak musim lalu. Lihat saja upaya entrenador Real Zinedine Zidane untuk ‘mengawetkan’ karier Ronaldo dengan jalan memilih-milih pertandingan.

Zidane yang mantan pesepak bola itu tidak menggeber Ronaldo di setiap pertandingan pada musim keduanya di Real. Tak seperti musim 2015-2016 ketika Zidane yang jadi pengganti Rafael Benitez pada Januari 2016 ‘mengeksploitasi’ Ronaldo.

Musim 2015-2016, Ronaldo bermain di antara 48 pertandingan Real dengan minute play 4.293 menit di dua ajang, La Liga dan Liga Champions. Tahun itu, hanya tiga pertandingan Ronaldo absen lantaran cedera otot paha. Dua di La Liga dan satu di Liga Champions.

Semusim kemudian, 2016-2017, Ronaldo tampil di lebih banyak ajang. Selain Liga Champions dan La Liga, masih ada Copa del Rey, Piala UEFA Super, serta Piala Dunia Antarklub. Ronaldo bermain 42 pertandingan di empat ajang kompetisi dengan minute play 4.126 menit. Total 14 pertandingan Ronaldo absen.

“Ronaldo tidak mesti bertanding di semua pertandingan Real. Dia akan turun pada pertandingan yang memang seharusnya dia bermain,” kata Zidane setelah final Liga Champions 2016-2017 di Cardiff. Dan, Ronaldo yang punya impian bermain sampai usia 40 tahun sepertinya bisa kesampaian dengan metode ala Zidane tersebut.

Kalau ada pertanyaan siapa yang punya potensi mengganjal persaingan Messi dan Ronaldo, peraih suara ketiga di FIFA Best Awards 2017 yakni Neymar punya potensi tersebut. Kepindahan Neymar ke Paris Saint-Germain (PSG) musim ini adalah upaya pelepasan pemain 25 tahun itu dari bayang-bayang Messi di Barcelona. Di PSG, Neymar ‘membangun’ triumvirat tersendiri di lini depan. Bersama Edinson Cavani dan Kylian Mbappe.

“Saya selalu punya Barca di hati saya. Saya menikmati musim luar biasa bersama Barca dan saya tak bisa melupakannya. Namun, saat ini kita harus bisa melangkah dan fokus dengan hal baru itu,” tutur Neymar seperti diberitakan Football Espana kemarin.(dra)

TERBAIK LAGI: Cristiano Ronaldo mencium trofi The Best FIFA Football Awards yang kembali diraihnya tahun ini, di London Palladium, London, Inggris, kemarin (24/10).

Komentar Anda