Beranda Olahraga Kickers

Koeman Dipecat, Lukaku jadi Penyebabnya

Roenald Koeman akhirnya harus terhenti menukangi Everton setelah rentetan hasil buruk

INGGRIS–Setelah menjalani rangkaian hasil minor awal musim, Everton akhirnya mengambil sikap tegas. Mereka resmi mendepak Ronald Koeman dari posisi manajer. Koeman memang nyatanya tak mampu mengangkat prestasi The Toffes.

Bayangkan, sepanjang musim ini, bersama Koeman, Everton cuma raih dua kemenangan saja di Premier League. Alhasil, mereka kini ada dalam zona menyeramkan, yakni posisi 18. Hal ini menuntut manajemen Everton bergerak cepat untuk mengatasi krisis di timnya.

Dilansir Dailymail, Koeman meninggalkan catatan yang kurang memuaskan bagi Everton. Pelatih 54 tahun ini hanya meraih 41 persen kemenangan dalam 58 pertandingan bersama Everton (24 menang, 14 imbang, dan 20 kalah).

“Klub Everton bisa memastikan bahwa Ronald Koeman telah meninggalkan klub. Chairman Bill Kenwright, dan dewan direksi mengucapkan terima kasih kepada Ronald,” tulis laman resmi Everton.
Sementara, rentatan hasil buruk Koeman menukangi Everton tidak terlepas dari perekrutan pemain. Seperti yang diutarakan mantan gelandang Everton, Leon Osman.

Dia menyebut, hasil buruk Everton diawali dengan hengkangnya Romelu Lukaku ke Manchester United. Ya, bagi Everton, Lukaku menjadi pilar sekaligus tumpuan klub.

Musim lalu, pemain asal Belgia ini membukukan 25 gol dan hanya empat gol dari Harry Kane (top scorer Premier League). “Kehilangan Lukaku di lini depan adalah hal yang besar,” ujarnya.

Sementara, manajer kawakan Peter Reid, menyebut keterpurukan Everton tidak terlepas dari kesalahan yang dilakukan Koeman. Seharusnya, kata dia, Koeman mencari pengganti Lukaku paska hengkang ke Manchester United. Terlebih, Koeman menjual Lukaku dengan harga yang sangat mahal ke ‘Setan Merah’.

Namun, Koemen melakukan pembelian dua pemain yang dianggap kurang pas mengisi lini depan, yakni Sandro Ramirez dan Wayne Rooney. “Saya pikir setahun lalu fans Everton dan pihak klub tahu bahwa Lukaku akan pergi. Everton justru tidak melakukannya,” katannya kepada Sky Sport dan dikutip dari Goal.

“Everton tidak mencari penggantinya dan itu adalah kesalahan yang sangat, sangat besar menurut saya,” imbuhnya.(dkw/net)

Baca Juga