Beranda Metropolis

Klinik Lansia Hadir di Bogor

BERBAGI
PERTAMA DI BOGOR: Klinik khusus lansia kini hadir di Kota Bogor yang berlokasi di Jalan dr Semeru

BOGOR–Kalangan lanjut usia (lansia) di Kota Hujan yang mempunyai masalah dengan kesehatannya, tidak perlu bingung lagi harus berobat ke mana. Kini, sudah ada Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma yang khusus menangani pasien lansia. Proses grand launching klinik lansia pertama di Bogor itu, berlangsung meriah di Jalan dr Semeru, kemarin (24/10).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Rubaeah menjelaskan,klinik geriatri di Indonesia hanya ada satu, yaitu Klinik Geriatri Wijayakusuma yang fokus melayani lansia, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk usia di bawahnya seperti pralansia.Menurutnya, klinik lansia sudah menjadiaksi nasional dari Kementerian Kesehatan, dan di Kota Bogor program untuk lansia sudah menjadi prioritas.“Saya lihat penanganannya komprehensif terhadap lansia. Tentu kami bangga dengan kehadiran klinik ini. Kita nanti akan bekerja sama dan bersinergi dengan program yang ada di klinik dan program yang ada di dinkes,” tuturnya.

Acara grand launching klinik utama Geriatri Wijayakusuma diawali dengan sambutan dari Kepala Klinik Utama Geriatri Wijayakusuma dr Hendro Darmawan dan beberapa tamu undangan lain. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengobatan gratis bagi warga di sekitar Bogor Barat.Sebanyak 24 tenaga medis yang terbagi atas dokter umum dan perawat,apoteker, dan asisten apoteker dikerahkan untuk membantu pengobatan gratis ini.

Untuk diketahui, klinik utama Geriatri Wijayakusuma adalah klinik khusus yang mempunyai fasilitas serupa dengan rumah sakit dan melayani para pasien yang berumur 45 tahun ke atas dengan beberapa masalah kesehatan.

Uniknya, klinik ini memberikan pelayanan yang tidak diberikan oleh klinik lainnya, antara lain, day care atau klinik rawat jalan yang memberikan pelayanan rehabilitasi, kuratif, dan asuhan psikososial. Ada juga home care, yakni perawatan yang diberikan kepada lansia yang tidak sepenuhnya mampu merawat dirinya sendiri, hidup sendiri atau bersama keluarga, namun tidak ada yang mengasuh.(cr6/c)

 

Komentar Anda

Baca Juga