Beranda Metropolis

Relokasi Pipa PDAM Ditunda

DITUNDA: Rencana relokasi tahap kedua pipa PDAM Tirta Pakuan yang terdampak Tol Bocimi hari ini (24/10) ditunda karena belum siapnya proses relokasi. ilustrasi

BOGOR–Tujuh belas ribu pela­nggan PDAM Tirta Pakuan di zona I bisa sedikit bernapas lega. Rencana pemadaman air karena pengerjaan relokasi dan koneksi pipa HDPE 600 mm di area pembangunan tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) tahap II, yang dijadwalkan hari ini (24/10), ditunda.

Pihak pengembang Bocimi belum siap merealisasikan pekerjaannya sehingga harus dijadwal ulang pada waktu yang belum ditentukan. Hasil peman­tauan tim dari Direktorat Teknik PDAM di lokasi dan koordinasi dengan pihak Bocimi, kemarin (23/10), memastikan bahwa pengerjaan relokasi tidak memungkinkan dikerjakan hari ini.

“Teman-teman di lapangan memantau langsung kondisi di lapangan. Kami lihat ini belum siap benar. Perlengkapan belum semuanya tersedia. Akhirnya, kami putuskan pengerjaan relokasi tidak jadi dilaksanakan hari ini,” ujar Direktur Teknik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Syaban Maulana.

Ade -sapaan akrab Syaban Maulana- mempersilakan pihak pengembang Bocimi untuk mempersiapkan segala kebutuhan relokasi dengan matang. Hal ini, untuk menjaga pelaksanaan koneksi agar sesuai dengan waktu yang dijadwalkan, dan untuk menjaga pelayanan kepada 17 ribu pelanggan PDAM di wilayah zona 1.

“Jadi, kalau pengerjaannya delapan jam, ya harus selesai delapan jam. Jangan sampai jadwalnya sudah ditentukan (delapan jam), tapi realisasinya molor. Kalau sampai molor, maka proses recovery-nya juga akan lebih lama. Ini berdampak pada gangguan pelayanan yang lebih lama,” kata Ade.

Sebelumnya, jajaran direksi PDAM memang tidak memaksakan relokasi dikerjakan pada Selasa (24/10). Ade menunggu kesiapan pihak pengembang Bocimi untuk mengerjakan relokasi pipa sepanjang 700 meter tersebut. “Relokasi dan koneksi pipa PDAM di area Bocimi akan ditunda pengerjaannya. Mungkin bisa pekan depan. Waktu pastinya, akan kami umumkan secepatnya,” tutup Ade.(rp1/*)

 

Baca Juga