Beranda Olahraga Kickers

Neymar Tumbal Le Classique

BERBAGI
Wasit menghadiahi kartu merah kepada pemain PSG Neymar usai pelanggaran terhadap pemain Marseille. Ocampos

MARSEILLE – Keluar dari duel El Clasico antara Barcelona melawan Real Madrid, Neymar kembali harus menghadapi duel panas di Ligue 1. Bersama Paris Saint-Germain (PSG), penyerang asal Brasil itu harus merasakan atmosfer panas Le Classique melawan Olympique Marseille, Senin (23/10) WIB.

Hasilnya, debut Neymar di Le Classique justru berbuah kartu merah. PSG dan Marseille memang dikenal memiliki rivalitas yang sangat kental. Tak kalah panas dengan perseteruan Barcelona dan Real Madrid di La Liga.

Neymar, yang pernah merasakan El Clasico di Spanyol, kini kembali mencicipi duel klasik di Prancis. Dia memang bisa mencetak satu gol. Namun, ternoda akibat kartu kuning keduanya pada babak kedua.

PSG yang dihuni deretan pemain bintang memang mampu mendominasi permainan sejak awal laga. Tak peduli mereka bermain di Stade Orange Velodrome, markas Marseille.
Hampir sepanjang laga, Neymar mendapat intimidasi dari suporter tuan rumah. Dia pun sering mendapat lemparan dari arah tribune ketika hendak mengambil sepak pojok.

Status Neymar sebagai pemain termahal dunia agaknya membuatnya acap menjadi korban provokasi fans Marseille. Apalagi setelah dia berhasil mencetak gol penyeimbang pada menit ke-33. Gol itu membuat skor menjadi 1-1 setelah Luiz Gustavo sempat membawa Marseille unggul melalui sepakan keras kaki kiri pada menit ke-16.

Pada babak kedua, Marseille sempat kembali di atas angin setelah bola sepakan voli Florian Tauvin menyambar umpan silang Clinton N’Jie pada menit ke-78 sukses melesak ke gawang. Keunggulan Marseille itu membuat tensi semakin panas. Neymar akhirnya menjadi korban.

Pada menit ke-85, dia mendapat kartu kuning akibat terlibat friksi dengan Morgan Sanson. Hanya berselang dua menit, kartu kuning kedua melayang kepada mantan penyerang Santos dan Barcelona itu akibat menanduk Lucas Ocampos.

Meski kehilangan satu pemain, PSG tak lantas inferior. Mereka terus menekan guna mencetak gol penyeimbang. Hasilnya, pelanggaran Bouna Sarr terhadap Edinson Cavani di depan kotak penalti pada masa injury time menit ketiga menjadi malapetaka. Cavani mengambil peran sebagai algojo tendangan bebas. Bola sepakan keras kaki kanannya melesak ke gawang Steven Mandanda setelah sempat membentur mistar gawang. Marseille harus tertunduk lesu karena kemenangan di depan mata sirna. Skor akhir menjadi 2-2.

Hasil ini membuat PSG tetap bertahan di puncak klasemen Ligue 1 dengan koleksi poin 26 dari 10 laga. Sementara, Marseille gagal naik ke peringkat ketiga dan tertahan di urutan kelima dengan 18 poin.(jpg)

Komentar Anda