Beranda Olahraga All Sport

Diberondong Empat Gol, Liverpool Makin Memburuk

BERBAGI
HINDAR: Pemain Sayap Liverpool berusaha menghindari terjangan seorang pemain Tottenham Hotspur

LONDON – Liverpool belum juga sembuh dari krisis yang mereka alami musim ini. Menghadapi Tottenham Hotspur sebagai salah satu tim yang sangat kuat di Premier League, The Reds 1-4 di Wembley, Minggu (22/10).

Kekalahan ini membuat Liverpool turun ke peringkat sembilan dengan poin 13. Sementara, Tottenham menyamai poin Manchester United di peringkat dua yakni 20, selisih lima poin dengan Manchester City di puncak klasemen.

Ironis mengetahui Liverpool hanya menang dua kali dari 10 laga terakhir di semua kompetisi ketika menghadapi Leicester City dan membantai Maribor tengah pekan lalu di Liga Champions.

Permainan mereka sama sekali belum membaik dan masalah lini belakang semakin menjadi. Tottenham berhasil mencetak gol pada menit keempat. Dejan Lovren telat naik pada sebuah strategi offside Liverpool yang membuat Harry Kane lepas kawalan dan mencetak gol dengan mudah.

Sementara, manajer Liverpool, Juergen Klopp, mengecam performa minor defender Dejan Lovren. Dia menyebut seharusnya Lovren bisa bermain lebih baik saat menjaga Harry Kane.

Lovren kalah dalam hal duel dengan Kane untuk memperebutkan bola. Klopp menilai Lovren tak berani dalam adu fisik dengan Kane.

“Andai saya yang bermain, saya akan berusaha menghentikan Kane agar tak mendapatkan bola. Kalau perlu menjatuhkannya. Tapi, Lovren tak melakukannya. Dia seolah membiarkan Kane berlari mengejar bola dan mendapatkannya,” geram Klopp seperti dilansir Sky Sports.

“Pertahanan kami sangat buruk saat kalah dari Liverpool. Bahkan, bisa saya katakan sangat sangat buruk. Harusnya kami bisa lebih baik saat menghadapi tim besar,” imbuh Klopp.

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu berharap segera bangkit dan melupakan kekalahan di Wembley. Maklum saja, efek dari kekalahan itu Liverpool makin jauh tertinggal dari Manchester City di puncak klasemen yakni 12 angka.

Dalam laga itu, Lovren langsung ditarik keluar pada menit 31. Meski Lovren diganti, gawang Simon Mignolet masih kebobolan dua gol lewat Dele Alli dan gol kedua Kane.

Harry Kane menjadi aktor utama saat mengalahkan Liverpool. Penyerang timnas Inggris itu mengemas brace alias dua gol. Bahkan, Kane sesumbar bahwa Tottenham bisa mencetak lebih dari empat gol ke gawang Liverpool andai lebih tenang dalam mengeksekusi peluang. Menurutnya, kemenangan tersebut sangat sulit dipercaya.

“Kami bisa mencetak lebih dari 4 gol. Ketika kami mencetak gol ketiga di babak pertama, kami yakin bisa menambah gol di babak kedua. Dan, kami melakukannya meski hanya satu gol. Padahal, kami mendapatkan banyak peluang”, katanya.(epr/dkw)

Komentar Anda