Beranda Politik

Tyo Ngebet Dipinang Bima

BERBAGI
KOMPAK: Tyo (berpeci) mengembalikan berkas penjaringan kepada DPD PAN Kota Bogor disambut Safrudin Bima (ketiga kanan), kemarin. Sofyan/ Radar Bogor

BOGOR–Sesuai dengan janjinya, Susetiono mengembalikan berkas penjaringan untuk bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Bogor ke DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bogor. Pria yang biasa di­panggil Tyo ini resmi men­daftarkan diri untuk menjadi orang nomor dua di Kota Bogor.

Ia datang mengenakan jas Partai Demokrat, bersama tim pe­menanganya yang diterima Ketua DPD PAN Kota Bogor, Safrudin Bima, Ketua Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) PAN Kota Bogor, Mahakati bersama pengurus lainnya.

“Saya mengembalikan formulir pendaftaran yang dilakukan tim penjaringan PAN, saya mendaftar sebagai wakil wali kota,” ujar Tyo kepada Radar Bogor, Minggu (22/10).

Menurutnya, keputusannya untuk menjadi wakil wali kota sudah tertuang dalam surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) yang dibuatnya. Tyo paham betul jika kepala daerah petahana, Bima Arya, masih merupakan calon utama PAN yang akan maju menjadi wali Kota Bogor.

Ia juga berharap dapat maju bersama dan menjadi pen­damping Bima Arya di Pilwalkot 2018 mendatang. “Saya rasa Wakil Ketua Umum (Demokrat, red) Syarif Hasan sudah tegas menjelaskan, akan mengusung Bima Arya kembali, enggak mungkin saya memaksanakan kehendak dari DPP, tidak mungkin saya melawan kebijakan,” tegasnya.

Pendaftaran tersebut, sekaligus dijadikan sarana komunikasi politik dengan PAN Kota Bogor. “Saya sudah me­lapor ke Anton (ketua DPD Demokrat Kabupaten Bogor, red), Ketua DPD Jawa Barat Iwan Sulanjana di Bandung, saya sudah sampaikan maksud dan tujuan saya mendaftar ke PAN malah diisyaratkan untuk mendaftar,” terangnya.

Ketua KPPD PAN Kota Bogor, Mahakati menjelaskan, sampai batas waktu pengembalian berkas penjaringan yang telah ditetapkan, sudah tiga bakal calon wali kota dan wakil wali Kota Bogor yang mengembalikan berkas. “Terakhir Kang Tyo, sedangkan dua bakal calon lainnya belum bisa kami sebutkan namanya,” ujarnya.

Nanti, berkas yang masuk akan dilakukan evaluasi dan diperiksa apakah sesuai syarat yang telah diajukan. “Sebenarnya ada lima orang yang mengambil formulir berkas penjaringan, tetapi dua lagi belum,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bogor, Usmar Hariman masih terus melakukan safari politik ke sejumlah partai untuk menghimpun kekuatan jika tak lagi bersanding dengan Wali Kota Bima Arya.(ded/c)

Komentar Anda

Baca Juga