Beranda Berita Utama

Kondisi Waqi, Setiap Hari Muncul Luka Baru

BERBAGI
MELEPUH: Muhamad Waqi saat tidur di rumahnya, kemarin. (Jaenal/Radar Bogor)

BOGOR–Kondisi Muhamad Waqi Alrajabi (1,5) masih memprihatinkan. Hingga kemarin (21/10), kulit putra dari pasangan Eti Sumiati dan Adi Syamsudin, warga Kampung Warung Nangka RT 01/13, Kelurahan Harjasari, ini terlihat melepuh.

Eti mengatakan, penyakit anaknya mulai terlihat sejak lahir, Mei tahun lalu. Awalnya, kulit Waqi berwarna cokelat pada kaki. Kemudian sekujur tubuhnya melepuh hingga ke kepala.

“Dari awal melahirkan sampai sekarang belum sembuh, kulitnya selalu melepuh. Apalagi waktu masih bayi, kakinya berwarna hitam dan kulit mengelupas,” ujar Eti kepada Radar Bogor saat ditemui di rumahnya.

Namun demikian, lanjutnya, berat badan Waqi mengalami peningkatan dari 5,4 kilogram menjadi 8,7 kilogram. “Menurut informasi, anak saya menderita kelainan kulit dan sudah pernah dibawa ke RSUD Ciawi, Kimia Farma, RS Julina, RS PMI, hingga RS Fatmawati,” akunya.

Lebih lanjut ia mengatakan, walaupun sudah mengering setiap hari kulit Waqi terus melepuh dan terdapat luka baru. Eti mengaku, tidak ada firasat dan kejadian apa pun ketika mengandung anak bungsunya itu. Namun, sempat tidak bisa buang air kecil saat janin Waki dalam kandungan ketika berumur tiga bulan.
Sang ayah, Adi berharap, anaknya segera sembuh meskipun kondisi keuangannya kini tak mencukupi. “Gatal terus setiap hari, dan harapan keluarga ada bantuan khususnya dari segi pembiayaan dan ditemukan obat untuk anak kami,” harapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sudah ada Wali Kota Bogor Bima Arya melihat kondisi Waqi. “Wali kota beserta camat dan dokter dari Puskesmas Lawanggitung sudah menje­nguk anak saya. Rencananya, Selasa (23/10) akan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangun­kusumo (RSCM) dengan biaya sendiri,” tuturnya.

Terpisah, menyikapi kondisi Waqi, Wali Kota Bogor Bima Arya pun memerintahkan tim kesehatan agar terus memantau dan memberikan laporan terkait perkembangan kondisi Waqi. “Kemarin malam, saya dapat berita foto dan informasi mengenai Waqi dan pagi langsung ke lokasi,” ujar Bima.

Untuk biaya pegobatan, politisi PAN itu mengungkapkan, ditanggung BPJS. Namun jika ada kebutuhan lain yang tidak di-cover BPJS, Bima minta agar segera mengoordinasikannya. “Jika ada obat yang tak bisa pakai BPJS, akan kami bantu,” ujarnya.(nal/c)

Komentar Anda